Waspada! Angka Kematian Anak Penderita Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia

Dominique Hilvy Febiani, MNC Media · Minggu 20 Juni 2021 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 337 2428067 waspada-angka-kematian-anak-penderita-covid-19-indonesia-tertinggi-di-dunia-31WzzBq15L.jpeg Foto: Freepik

JAKARTA - Ketua Umum PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Aman Bhakti Pulungan mengungkapkan, case fatality rate Covid-19 terhadap anak-anak di Indonesia terbilang tinggi.

"Data DAI menunjukkan case fatality rate-nya itu adalah 3 sampai 5%, kita ini pasien paling banyak di dunia. Jadi bisa dibayangkan kan, 1 dari 8 (penderita Covid-19) itu anak dan meninggal 3 sampai 5% dan ini jangan digoreng, ini yang saya katakan betul-betul jumlah kematiannya itu. 3 sampai 5% dan ini bervariasi," tutur Aman. 

Aman memaparkan bahwa 50% kematian anak di Indonesia adalah balita. Berdasarkan data di DKI Jakarta per 17 Juni 2021, terdapat 661 anak terkonfirmasi positif dalam sehari. Dari angkat tersebut, 144 adalah balita. 

Baca juga: Wanita yang Lompat dari Lantai 3 karena Positif Covid-19 Meninggal Dunia

“Saya sering mengatakan 50% kematian anak itu balita. Bukan balita itu meninggal 50%. Jadi seluruh yang meninggal anak itu 50%-nya balita dan sementara kita lihat di DKI saja 144 yang balita," tutur Aman, Minggu (20/6/2021).

Aman mengatakan bahwa proporsi kasus positif Covid-19 pada anak mencapai 12,5 persen. "Proporsi kasus Covid-19 Pada anak usia 0 sampai 18 ini ya 12,5 persen, artinya 1 dari 8 kasus adalah anak," ucapnya.

Baca juga: Covid Semakin Ganas, Rumah Sakit Tak Dapat Bertahan dari Lonjakan Pasien?

Untuk itu, pihaknya memberi peringatan untuk semua kegiatan yang melibatkan anak-anak dan balita untuk digelar secara daring.

Ia menegaskan bahwa di masa pandemi yang memprihatinkan ini, orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga dan mengawasi anak untuk menaati protokol kesehatan.

“Orang tua atau pengasuh dampingi anaknya saat beraktivitas daring maupun luring, menghindari membawa anak keluar rumah kecuali dalam keadaan mendesak, hindari area dengan ventilasi tertutup dan kepadatan mengikuti protokol kesehatan secara disiplin selama di dalam rumah maupun di luar rumah termasuk orang tua orang tuanya," kata Aman.

Ia menambahkan bahwa, orang tua harus senantiasa menjaga anak-anaknya agar tidak terpapar berbagai pernyakit berbahaya 

"Ketika orang tuanya tidak Taat protocol kasihan anaknya dan yang berikutnya untuk mencegah berbagai penyakit berbahaya," ujar Aman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini