Indonesia Sudah Terima 104,7 Juta Vaksin Covid-19, Ini Rinciannya

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 20 Juni 2021 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 20 337 2428034 indonesia-sudah-terima-104-7-juta-vaksin-covid-19-ini-rinciannya-RJgJE55syG.jpg Oscar Primadi. (Foto: Youtube Sekretarian Presiden)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia sudah menerima sebanyak 104.728.000 (104,7 juta) vaksin Covid-19 dalam tiga jenis. Seluruh vaksin terdiri dari 94.500.000 (94,5 juta) jenis Sinovac; 8.228.000 (8,2 juta) jenis Astrazeneca; dan 2 juta jenis Sinopharm.

Hingga saat ini, total ada 104,7 juta dosis vaksin yang telah diterima Pemerintah Indonesia. Adapun, 104,7 juta vaksin tersebut diterima dalam 17 kali tahapan. Teranyar, Indonesia menerima sebanyak 10 juta vaksin Sinovac dalam bentuk bahan baku (bulk) pada hari ini.

Baca juga: Agustus Mendatang, Indonesia Akan Terima Vaksin Pfizer

"Alhamdulillah hari ini kita kedatangan lagi 10 juta bulk vaksin. Bulk vaksin yang artinya sudah sejumlah 91 juta dosis yang sudah tiba di tempat kita, di Tanah Air untuk diproduksi menjadi vaksin Covid-19," kata Sekjen Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Oscar Primadi saat memberikan keterangannya lewat YouTube milik Sekretariat Presiden, Minggu (20/6/2021). 

Pemerintah telah menyatakan kesiapannya untuk membeli sebanyak 426,8 juta vaksin guna memutus rantai penyebaran virus corona. Oscar optimis Indonesia bisa mengamankan 426,8 juta dosis vaksin tersebut.

Baca juga: Indonesia Kembali Terima 10 Juta Bahan Baku Vaksin Sinovac

"Tentunya pemerintah selalu hadir dalam rangka mengamankan sekitar 426,8 juta dosis vaksin Covid-19 ini. Upaya-upaya ini tentunya kita lakukan dalam rangka penyediaan dalam bentuk pendekatan bilateral, multilateral, maupun eksplorasi produk-produk dalam negeri," ujarnya.

Sekadar informasi, tiga jenis vaksin yang diterima Indonesia yakni, Sinovac, Astrazeneca dan Sinopharm, yang telah memperoleh Emergency Use Listing (EUL) dari organisasi kesehatan dunia (WHO). Dengan demikian, pemerintah menyatakan bahwa tiga vaksin tersebut telah memenuhi persyaratan internasional dalam segi kualitas, keamanan, dan efektivitas.

"Dari sisi lainnya, bahwa vaksin yang disediakan atau disiapkan oleh Kementerian Kesehatan ini, adalah vaksin yang memang sudah teruji dari sisi pemenuhan, dari aspek-aspek keamanan, maupun dari hal mutunya, dan ini ditandai dengan adanya penerbitan emergency use listing," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini