Sosialisasikan Herd Immunity, Kemenkes Contohkan Penyelenggaraan Piala Eropa

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 19 Juni 2021 11:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 19 337 2427666 sosialisasikan-herd-immunity-kemenkes-contohkan-penyelenggaraan-piala-eropa-IlzHXVdAPw.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Indonesia terus mempercepat upaya vaksinasi bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 untuk membentuk herd immunity, atau kekebalan kelompok.

Menurut Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi herd immunity dapat dilihat dari penyelenggaraan Piala Eropa 2020. Hal itu disampaikan Nadia menjawab pertanyaan masyarakat mengenai kekebalan kelompok saat sosialisasi vaksinasi.

BACA JUGA: Di Tengah Covid-19, Ini 5 Alasan Kekebalan Kelompok Mungkin Tak Bisa Terjadi

"Artinya yang kami harapkan kekebalan kelompok seperti itu karena kadang-kadang masyarakat apa itu kekebalan kelompok, bentuknya seperti apa itu contoh jelas tuh kami lihat Piala Eropa dan Eropa cukup pede untuk membuat sebuah event yang cukup besar melibatkan banyak orang tetapi syaratnya satu harus vaksin," kata Nadia dalam acara diskusi virtual Smart FM Perspektif Indonesia bertajuk 'Menyiasati Lonjakan Covid-19', Sabtu (19/6/2021).

Menurut Nadia, Piala Eropa terlihat adanya penonton yang hadir secara langsung untuk menyaksikan pertandingan. Bahkan, kata Nadia, mereka tidak mengenakan masker dan tidak terlalu menjaga jarak.

Hal itu, ditegaskan Nadia, lantaran adanya kewajiban vaksinasi bagi penonton ataupun masyarakat lainnya. Sehingga, terciptanya kekebalan masyarakat dari virus corona.

"Karena seluruh penonton itu sudah divaksin risiko penularan juga menjadi sangat rendah, bahkan mungkin tidak ada walaupun ssorang bisa aja OTG tapi tidak akan menularkan ke orang lain, karena virus yang dibawa tak sanggup timbulkan sakit pada orang disekitarnya. Itu bukti Herd Immunity yang ingin kamu capai bersama-sama," ujar Nadia.

BACA JUGA: Menkes Budi Ungkap Kapan Indonesia Bisa Capai Herd Immunity

Nadia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program Pemerintah soal vaksinasi satu hari satu juta dosis. Mengingat, itu menjadi upaya menekan penyebaran virus corona.

"Itu harusnya sudah membuktikan ke kami bahwa dengan vaksinasi itu kalau cakupannya sudah sesuai setidaknya 90 atau 70 oersen artinya betul-betul menekan artinya bukan kami melepas prokes artinya benar-benar menekan laju penularan virus tadi," tutup Nadia.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini