KPK Telusuri Sumber Uang Suap yang Diterima Eks Penyidik Stepanus Robin

Arie Dwi Satrio, Okezone · Jum'at 18 Juni 2021 14:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 337 2427247 kpk-telusuri-sumber-uang-suap-yang-diterima-eks-penyidik-stepanus-robin-jc4iD2M68z.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Namun demikian, para saksi tidak hadir memenuhi panggilan tersebut. KPK berencana mengagendakan ulang pemeriksaan kepada para saksi yang belum memenuhi panggilan pemeriksaan. Diharapkan para saksi untuk kooperatif memenuhi panggilan ulang berikutnya.

"KPK menghimbau untuk kooperatif hadir pada pemanggilan selanjutnya," pungkas Ali.

Sejauh ini, KPK baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara ini. Ketiga tersangka tersebut yakni, mantan penyidik KPK asal Polri, AKP Stepanus Robin Pattuju; Wali Kota Tanjungbalai, M Syahrial; dan seorang pengacara, Maskur Husain.

Dalam perkaranya, AKP Stepanus Robin bersama Maskur Husain diduga menerima suap sebesar Rp1,3 miliar dari Syahrial. Suap itu bertujuan untuk menghentikan penyelidikan kasus dugaan suap terkait jual-beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai yang disinyalir melibatkan Syahrial.

Awalnya, M Syahrial sepakat menyiapkan dana Rp1,5 miliar untuk Robin dan Maskur Husain agar bisa menghentikan penyelidikan dugaan suap jual-beli jabatan tersebut. Kesepakatan itu terjadi di rumah dinas Wakil Ketua DPR asal Golkar Azis Syamsuddin.

Namun, dari kesepakatan awal Rp1,5 miliar, AKP Robin dan Maskur baru menerima uang suap total Rp1,3 miliar. Uang itu ditransfer M Syahrial ke rekening bank milik seorang wanita, Riefka Amalia.

Selain suap dari M Syahrial, AKP Stepanus Robin diduga juga telah menerima uang atau gratifikasi dari pihak lain sejak Oktober 2020 sampai April 2021 sebesar Rp438 juta. Gratifikasi sebesar Rp438 juga itu ditampung melalui rekening Riefka Amalia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini