Kemenkes: 90% Tenaga Kesehatan yang Terpapar Covid-19 di Kudus Sembuh

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 18 Juni 2021 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 18 337 2427065 kemenkes-90-tenaga-kesehatan-yang-terpapar-covid-19-di-kudus-sembuh-v503hPPMqk.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendapatkan laporan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kudus, Jawa Tenga, sebanyak 90% tenaga kesehatan (nakes) yang sempat terpapar Covid-19 telah sembuh.

Sebelumnya, tercatat sebanyak 308 nakes terkonfirmasi terpapar corona. Sebanyak 277 tenaga kesehatan dalam perawatan isolasi mandiri, dan 193 lainnya sudah dinyatakan sembuh.

“Namun, 90% nakes yang isolasi mandiri sudah bisa mulai masuk kerja dan kembali melayani masyarakat. Ini sebuah berita yang menggembirakan. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa vaksin yang diberikan kepada mereka benar-benar efektif melindungi dari kondisi terburuk,” ujar Kadinkes Pemkab Kudus Badai Ismoyo, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Kemenkes Prediksi Puncak Kasus Covid-19 Terjadi Awal Juli 2021

Sementara itu, jumlah tenaga kesehatan di Kudus sendiri saat ini mencapai kurang lebih 6000 nakes. Pemerintah juga telah memberikan perlindungan para nakes melalui program vaksinasi yang dimulai periode Januari-Maret 2021 lalu, sehingga nakes di Kudus tidak terlalu banyak terpapar Covid-19.

“Hampir 100% nakes di Kudus yang berjumlah sekitar 6000 orang telah menerima vaksinasi dosis satu dan dua. Dari jumlah tersebut, hanya 308 nakes yang terpapar atau sekitar 5,13% dari jumlah keseluruhan nakes dan sebagian besar diantaranya sudah sembuh dan mulai bekerja kembali,” ujar Badai.

Baca juga: Kudus Kekurangan Nakes, Pasien Covid-19 Gejala Sedang dan Berat Dirujuk ke Semarang

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Loekmono Hadi, dr. Abdul Aziz Achyar menyampaikan data terbaru pada Kamis 17 Juni 2021 bahwa dari total 153 nakes yang terkonfirmasi kasus positif Covid-19 di rumah sakit tersebut, hanya 11 orang (7,1%) yang dirawat inap, 86 (56%) sisanya melakukan isolasi mandiri.

Kemudian dari 153 kasus konfirmasi Covid-19 tersebut 59 (38,5%) nakes RSUD dr. Loekmono Hadi sudah dinyatakan sembuh. Hal ini menunjukkan bahwa vaksinasi Covid-19 bagi nakes efektif mengurangi gejala kesakitan dan risiko kematian.

Hingga Kamis 17 Juni 2021, nakes dan tenaga penunjang kesehatan di Kudus yang telah divaksinasi dosis pertama mencapai 6.085 orang dan yang telah mendapatkan dosis kedua sebanyak 5.888 orang.

Untuk mengantisipasi dan melakukan intervensi kesehatan di Kudus, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan vaksin Covid-19 sejumlah 50 ribu dosis khusus guna mempercepat cakupan vaksinasi di Kudus. Hal ini merupakan upaya melindungi masyarakat Kudus dari Covid-19 karena terbukti vaksinasi memberikan perlindungan bagi tenaga kesehatan yang sudah mendapatkannya lebih dahulu.

“Untuk saat ini kita sudah menggencarkan vaksinasi secara masal di Kudus, supaya nanti bisa melandaikan penularan Covid-19,” ujar, Bupati Kudus H.M Hartopo.

Diakui Hartopo, lonjakan kasus Covid-19 berawal dari pemudik yang pulang ke Kudus.

“Perlu kita informasikan bahwa masyarakat jangan abai dengan protokol kesehatan meski sudah divaksinasi. Vaksinasi sendiri sebetulnya hanya sarana meningkatkan imunitas. Supaya seandainya terpapar Covid-19 tidak bergejala berat,” terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini