Mulai Pekan Ini, Satgas Covid-19 Lakukan Penyesuaian Indikasi Zonasi

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 18 Juni 2021 00:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 337 2426979 mulai-pekan-ini-satgas-covid-19-lakukan-penyesuaian-indikasi-zonasi-EVTEN4z9jv.jpg Covid-19.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Satgas Penanganan Covid-19 melakukan penyesuaian terhadap indikasi zonasi mulai pekan ini. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, adanya penyesuaian ini akan menjadi alarm sedini mungkin dan memudahkan pemerintah daerah dalam memaksimalkan penanganan pandemi Covid-19.

Perkembangan berdasarkan penyesuaian indikator, perkembangan per 13 Juni 2021, jumlah daerah zona merah (risiko tinggi) naik dari 17 menjadi 29, zona oranye (risiko sedang) naik dari 331 menjadi 339 dan zona hijau tidak ada kasus baru naik dari 7 menjadi 24 kabupaten/kota. Zona kuning (risiko rendah) turun dari 158 menjadi 121 kabupaten/kota, sementara zona hijau tidak terdampak tetap 1 kabupaten/kota.

"Perubahan ini dilakukan karena menyesuaikan dinamika perkembangan kondisi Covid-19 untuk mempertahankan keakuratan dalam pengambilan kebijakan terkait Covid-19," jelasnya dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Kamis (17/6/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Cegah Penularan Covid-19 Akibat Mobilitasi Pegawai, Perkantoran Lakukan WFH

Lebih rincinya, aspek-aspek yang mengalami perubahan meliputi ambang insiden kumulatif kasus positif per 100 ribu penduduk, angka kematian kasus positif per 100 ribu penduduk, jumlah testing per 1000 penduduk, dan rata-rata keterpakaian ruang isolasi dalam 1 minggu terakhir.

Dari keempat klasifikasi tersebut, zona hijau dengan definisi tidak ada kasus baru memiliki perluasan arti yaitu tidak tercatat kasus positif, atau pernah tercatat kasus namun tidak ada penambahan kasus baru dalam 4 minggu terakhir dan angka kesembuhan lebih dari 95%.

(saz)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini