Cerita Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin dari Awal Pembangunan Sampai Ingin Dibongkar

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 18 Juni 2021 06:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 337 2426947 cerita-jalur-sepeda-sudirman-thamrin-dari-awal-pembangunan-sampai-ingin-dibongkar-QyHfGZMdoU.jpg Ilustrasi (Foto : Sindonews)

SALAH satu jenis olahraga yang mendadak booming adalah sepeda. Melonjaknya jumlah penjualan sepeda juga menjadi bukti kuat, jika olahraga ini tengah digemari. Apalagi, dalam masa pandemic Covid-19 ini.

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta sengaja membuat jalur khusus sepeda yang membentang di sepanjang jalan Sudirman- MH Thamrin. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pesepeda di jalan raya. Namun, belakangan ini beredar kabar bahwa jalur khusus sepeda di wilayah tersebut akan dibongkar.

1. Awal Pembangunan

Sepanjang bulan Februari-Maret 2021 lalu, pemerintah fokus dalam pembangunan jalur permanen khusus sepeda di daerah Sudirman hingga Thamrin, Jakarta. Dilansir dari Sindonews.com, anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk proyek ini cukup fantastis, yakni sebesar Rp30 miliar.

Jalur ini memiliki panjang 11,2 kilometer dengan lebar sekitar 2 meter. Sementara itu, pemerintah menyediakan beberapa fasilitas di dalamnya seperti pijakan kaki, wayfinding dan tempat istirahat.

Untuk pembatas antara jalur sepeda dengan jalur kendaraan roda 2 dan roda 4, pemerintah menggunakan planter box.

2. Peruntukkan

Jalur tersebut sudah jelas diperuntukkan untuk para pesepeda. Pembatas yang disediakan pemerintah menjadi tanda, jika pengguna jalan lain seperti pemotor atau pejalan kaki tidak boleh melintas di jalur tersebut.

Baca Juga : Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Ini Reaksi Wagub DKI Jakarta

Akan tetapi, belakangan ini berbedar kabar adanya para pesepeda jalan atau road bike yang sengaja menjalankan aktivitasnya di tengah jalan raya. Hal ini cukup mengganggu pengguna jalan lain, terutama pengguna sepeda motor.

Bahkan, seorang pemotor sempat viral karena aksinya mengacungkan jari tengah kepada sekelompok pesepeda pada 26 Mei 2021 pagi.

3. Akan Dibongkar?

Wakil Ketua Komis III DPR Ahmad Sahroni mengusulkan pembongkaran bagi jalur sepeda itu. Hal tersebut ia sampaikan dalam rapat Komisi III DPR dengan Kapolri di Jakarta, pada 16 Juni 2021.

Sahroni menilai adanya perbedaan perlakuan antara si pesepeda dengan pengguna jalan lainnya. Bahkan, diskriminasi itu juga terjadi antar pesepeda. Usulan tersebut disetujui oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Namun, pemerintah provinsi DKI Jakarta sendiri belum ingin membongkar jalur sepeda. Persetujuan Kapolri atas pembongkaran itu dinilai harus didiskusikan lebih dalam lagi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini