Dokter Paru Sebut Covid-19 Varian Delta Butuh 2 Kali Lipat Perawatannya

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 17 Juni 2021 19:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 337 2426888 dokter-paru-sebut-covid-19-varian-delta-butuh-2-kali-lipat-perawatannya-58VAZgxVOn.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Agus Dwi Susanto menyebut Covid-19 varian Delta yang merupakan varian baru dengan tingkat risiko penularan lebih cepat dibanding varian sebelumnya. Varian tersebut juga dapat meningkatkan jumlah pasien dirawat lebih banyak.

Agus menjelaskan, varian Delta Covid-19 merupakan perkembang biyakan dari virus corona sebelumnya. Namun dalam proses perkembangan, virus tersebut memiliki perbedaan sampai hingga disebut varian baru.

Dia menjelaskan tingkat Covid varian baru Delta dapat meningkatkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit hingga dua kali lipat. Tingkat resiko covid varian Delta sama seperti Covid-19 sebelumnya.

"Satu studi yang baru keluar baru di British Medical Journal ditulis bahwa varian delta b17 meningkatkan perawatan 2 kali lipat dibanding sebelumnya," kata Agus dalam diskusi Trijaya bertema 'Waspada Varian Baru Covid-199' secara virtual (17/6/2021).

Baca Juga : 144 Balita di Jakarta Positif Covid-19 Hari Ini, Jangan Keluar Rumah Membawa Anak-Anak!

Dia menjelaskan bahwa proses penularan Covid varian Delta sama dengan Covid sebelumnya. Terdapat tiga proses penularan pad varian Delta.

"Sejauh ini methode penularan ada tiga melalui droplet, kemudian kedua tidak langsung seperti memegang sesuatu, dan ketiga methode airbhorne. Itu seperti yang sering dikatakan WHO," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini