Pasca Idul Fitri, 5 Daerah Ini Alami Peningkatan Kematian karena Covid-19

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 17 Juni 2021 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 337 2426820 pasca-idul-fitri-5-daerah-ini-alami-peningkatan-kematian-karena-covid-19-g0UL49LKRf.jpg Ilustrasi (Foto : Sindonews)

JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat terjadi kenaikan angka kematian akibat corona. Sementara kasus positif sendiri naik sebesar 38,3% secara nasional per 13 Juni 2021 atau pasca libur lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Sejumlah daerah menjadi kontributor dalam kenaikan secara nasional, mulai dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, DIY, dan Jawa Timur.

"Terjadi kenaikan kasus positif sebesar 38,3% secara nasional di Minggu ini. Ini merupakan peningkatan yang cukup signifikan, peningkatan dengan kenaikan ini dikontribusikan oleh DKI Jakarta yaitu naik sebesar 7.132 kasus, Jawa Tengah naik 4.426 kasus, Jawa Barat naik 2.050 kasus, Daerah Istimewa Jogjakarta naik 973 kasus dan Jawa Timur naik 939 kasus," ucap Wiku, Kamis (17/6/2021).

Adapun jumlah kasus meninggal di pekan ini sebesar 4,9%. Meski kecil, namun angka ini tidak boleh ditolerir karena seharusnya angka kematian dapat terus ditekan setiap pekannya. "Kenaikan ini dikontribusikan oleh Jawa Timur yang naik 43 kematian, kemudian Sumatera Barat naik 24 kematian, Aceh naik 24 kematian, DIY naik 13 kematian, dan Sumatera Utara naik 12 kematian," tuturnya.

Di sisi lain, Wiku memaparkan bahwa angka kesembuhan pada pekan ini terjadi penurunan sebesar 6,9%. Kondisi ini sangat disayangkan. "Hal ini merupakan perkembangan yang sangat tidak diharapkan di mana ketika kasus meningkat seharusnya selalu dibarengi dengan meningkatnya pula kesembuhan," tuturnya.

Baca Juga : Epidemiolog: Jika Dalam 2 Minggu Pasien Covid-19 Tak Terkendali, RS Akan Kolaps

Namun demikian, Wiku tetap mengapresiasi lima provinsi dengan kesembuhan tertinggi di pekan ini, antara lain Jawa Tengah naik sebesar 2.209, DKI Jakarta naik 2.200, Kepulauan Riau naik 1.956, Jambi naik 489, dan Daerah Istimewa Yogjakarta naik 429 kesembuhan.

"Sangat disayangkan bahwa perkembangan pada Minggu ini sangat tidak diharapkan mengingat kita sempat mengalami penurunan kasus Mingguan pada Minggu lalu," kata Wiku.

"Adanya kenaikan ini menunjukkan masih terasanya dampak dari kegiatan pada periode idul Fitri yang menimbulkan kerumunan dan meningkatkan potensi penularan seperti mengunjungi rumah sanak saudara, melakukan perjalanan ke luar wilayah melakukan wisata, maupun menuju pusat perbelanjaan," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini