BMKG Catat 19 Gempa Susulan Pasca-Gempa di Maluku Tengah

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 17 Juni 2021 10:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 337 2426545 bmkg-catat-19-gempa-susulan-pasca-gempa-di-maluku-tengah-96ABK33jua.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 19 kali gempa susulan pasca-gempa yang mengguncang Maluku Tengah dan sekitarnya memiliki magnitudo update M6,0 terjadi pada hari Rabu, 16 Juni 2021 pukul 11.43.08 WIB.

“Hingga pagi ini BMKG mencatat 19 gempa susulan di Maluku Tengah pasca gempa 6,0 kemarin,” ungkap Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangannya, Kamis (17/6/2021).

Diketahui, episenter gempa ini terletak di laut pada jarak 69 km arah tenggara Kota Masohi, Maluku Tengah, dengan kedalaman hiposenter 19 km.

Daryono pun membeberkan fakta-fakta tentang gempa ini. Diantaranya gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif yang diduga berasosiasi dengan Zona Sesar Kawa.

“Hasil analisis mekanisme sumber gempa ini menunjukkan mekanisme pergerakan sesar turun (normal fault),” katanya.

Sementara itu, guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Tehoru, Masohi, Bula, Kairatu, Saparua, Wahai dalam skala intensitas III-IV MMI. Sedangkan di Pulau Ambon guncangan dirasakan dalam skala intensitas II-III MMI.

Daryono juga mengatakan gempa menyebabkan dampak kerusakan ringan pada beberapa bangunan di Kecamatan Tehoru, seperti kerusakan pagar Gereja Sounulu di Kecamatan Tehoru dan beberapa rumah warga mengalami retak.

Sementara dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun demikian berdasarkan hasil observasi tinggi muka air laut menunjukkan ada kenaikan dan terjadi tsunami kecil yang diduga kuat berkaitan longsoran bawah laut yang dipicu gempa.

“Sehingga dapat kita saksikan beberapa rekaman adanya tsunami kecil yang melanda pantai,” kata Daryono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini