Kisah Bung Karno dengan Pengawal yang Panjat Pohon Sawo

Doddy Handoko , Okezone · Kamis 17 Juni 2021 06:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 337 2426445 kisah-bung-karno-dengan-pengawal-yang-panjat-pohon-sawo-h5NDdAOoXz.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Guntur Sukarnoputra, menulis tentang kisah-kisah ringan dan humanis dari Bung Karno yang dituangkan di buku, “Bung Karno : Bapakku, Kawanku, Guruku". Berikut kisahnya.

Di halaman Istana Yogyakarta yang luas, tumbuh beberapa pohon buah-buahan, antara lain mangga, jambu, kedondong, dan sawo. Kalau sedang panen buah-buahan, Ibu Fatmawati sering membagi-bagi buah-buahan itu.

Pada suatu hari, Bung Karno memergoki seorang anggota polisi pengawal pribadi sedang berada di atas pohon sawo.

Anggota polisi itu tahu kalau Bung Karno mendekati pohon sawo dan mengira tidak melihatnya.

Saking ketakutannya, dia diam di atas pohon tanpa bergerak dengan harapan tak diketahui putra sang fajar.

Bung Karno sengaja tak mau melihat ke atas pohon sawo itu. Kepada polisi yang ada di dekatnya, ia berkata, "Itu buah sawonya kok tambah?"

Baca juga: Tangisan Soekarno, Putra Sang Fajar

Anggota pengawal yang diajak bicara kontan tertawa, pengawal yang ada di atas pohon pun ikut tertawa, tapi dengan nada ketakutan.

Lalu Bung Karno berkata lagi, "Bapak kan sudah bilang, biar buahnya tua dan matang dulu. Nanti kamu orang juga dibagi. Kalau kamu tidak sabar, pindahkan saja pohon sawo ini ke dekat asramamu itu"

Baca juga: Sisi Lain Soekarno: Hindul-Hindul Markindul Kata Sandi Istri Muda Bung Karno

Bung Karno kemudian meninggalkan pohon sawo itu. Setelah Bung Karno tidak kelihatan lagi, polisi yang ada di atas pohon itu pun baru berani turun.

Kawan-kawannya pun mengejek, "Rasain lu,". Kemudian, sejak saat itu tidak ada lagi yang berani memanjat pohon buah-buahan.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini