Peristiwa 17 Juni: Gugurnya Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII

Tim Okezone, Okezone · Kamis 17 Juni 2021 03:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 17 337 2426415 peristiwa-17-juni-gugurnya-pahlawan-nasional-sisingamangaraja-xii-0lIMrFhgez.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah terjadi baik dalam maupun luar negeri pada 17 Juni setiap tahunnya. Beberapa di antaranya seperti gugurnya Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII.

Okezone pun telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting pada 7 Juni dari Wikipedia, antara lain:

1. Gugurnya Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII

Sisingamangaraja XII lahir di Bakara, 18 Februari 1845 dan meninggal di Dairi, 17 Juni 1907 pada umur 62 tahun. Ia adalah seorang raja di negeri Toba, Sumatera Utara, pejuang yang berperang melawan Belanda, kemudian diangkat oleh pemerintah Indonesia sebagai Pahlawan Nasional Indonesia sejak tanggal 9 November 1961 berdasarkan SK Presiden RI No 590/1961.

Sejarah mencatat Raja Batak itu bertempur sampai titik darah penghabisan. Boru Sagala, Istri Sisingamangaraja XII juga ditangkap pasukan Belanda.

Ikut tertangkap putra-putri Sisingamangaraja XII yang masih kecil. Raja Buntal dan Pangkilim. Menyusul Boru Situmorang Ibunda Sisingamangaraja XII juga ditangkap, kemudian Sunting Mariam, putri Sisingamangaraja XII dan lain-lain.

Baca juga: Ketika Belanda Frustasi dan Kerahkan Pencari Jejak dari Afrika untuk Cari Sisingamangaraja

Tahun 1907, di pinggir kali Aek Sibulbulon, di suatu desa yang namanya Si Onom Hudon, di perbatasan Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Dairi yang sekarang, gugurlah Sisingamangaraja XII oleh peluru Marsuse Belanda pimpinan Kapten Christoffel.

Sisingamangaraja XII gugur bersama dua putranya Patuan Nagari dan Patuan Anggi serta putrinya Lopian.

Pengikut-pengikutnya berpencar dan berusaha terus mengadakan perlawanan, sedangkan keluarga Sisingamangaraja XII yang masih hidup ditawan, dihina dan dinista, mereka pun ikut menjadi korban perjuangan.

Gugurnya Sisingamangaraja XII merupakan pertanda jatuhnya tanah Batak ke tangan Belanda. 

Sebelumnya ia dimakamkan di Tarutung Tapanuli Utara, lalu dipindahkan ke Soposurung, Balige pada tahun 1953.

Baca juga: La Nyalla Kunjungi Makam Sisingamangaraja XII hingga Dianugerahi Marga Sitepu

2. Patung Liberty Tiba di New York

Pada 17 Juni 1885, Patung Liberty tiba di kota New York dengan menggunakan kapal laut dari Prancis, Isere.

Patung Liberty adalah suatu patung berukuran raksasa yang terletak di Pulau Liberty, di muara Sungai Hudson di New York Harbor, Amerika Serikat. Patung ini dihadiahkan Prancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan suatu simbol selamat datang untuk pengunjung, imigran dan orang Amerika yang kembali.

3. Republik Islandia Berdiri

Di tahun 1944, tepatnya pada 17 Juni, Republik Islandia berdiri. Sebuah negara Nordik yang terletak di sebelah barat laut Eropa dan sebelah utara Samudera Atlantik, yang terdiri dari Pulau Islandia dan beberapa pulau kecil disekitarnya.

Islandia terletak 300 kilometer di sebelah timur Greenland dan 1.000 kilometer dari Norwegia. Negara memiliki populasi sebanyak 332.529 penduduk dan luas 103.000 km persegi, menjadikannya negara dengan penduduk terjarang di Eropa.

Ibu kota dan kota terbesar di negara ini adalah Reykjavík. Reykjavík dan sekitarnya adalah tempat tinggal bagi dua pertiga populasi.

Baca juga: Saat Peluru Marsose Menembus Sisingamangaraja XII yang Terkenal Kebal Senjata

4. Meninggalnya Abdul Muis

Abdul Muis meninggal di Bandung, Jawa Barat, pada 17 Juni 1959 di umur 75 tahun. Ia adalah seorang sastrawan, politikus, dan wartawan Indonesia.

Dia merupakan pengurus besar Sarekat Islam dan pernah menjadi anggota Volksraad mewakili organisasi tersebut. Abdoel Moeis dikukuhkan sebagai Pahlawan Nasional yang pertama oleh Presiden RI, Soekarno, pada 30 Agustus 1959.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini