Rapat dengan Kapolri, Komisi III DPR Soroti 60 Ribu SPDP Mangkrak

Kiswondari, Sindonews · Rabu 16 Juni 2021 17:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 337 2426238 rapat-dengan-kapolri-komisi-iii-dpr-soroti-60-ribu-spdp-mangkrak-DyN8afgHGN.jpg Anggota Komisi III DPR Benny K Harman (Foto: Okezone)

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman menyoroti soal mangkraknya 60 ribuan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) di institusi Polri. Hal ini disampaikannya saat Rapat Kerja (Raker) dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Rabu (16/6/2021). 

“Dalam rangka menjalankan visi itu (Presisi), kami usulkan supaya ada penyelesaian 60-an ribu SPDP yang oada saat ini mangkrak di Mabes Polri,” kata Benny di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Baca Juga: Kapolri Ultimatum Bawahannya Berangus Preman dan Pungli Seluruh Indonesia

Kemudian, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat ini juga melihat kasus perdata di Polri yang camur aduk, serta banyak sekali orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tetapi tidak dilanjutkan kasusnya.

“Kasus pidana kasus perdata campur aduk, tapi banyak sekali yang telah ditetapkan tersangka tanpa ada penyelesaian tanpa dilanjutkan kasusnya,” ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PAN Sarifuddin Sudding menghargai komitmen Kapolri dalam pemberantasan mafia tanah, karena persoalan tersebut meresahkan.

“Berbicara masalah mafia banyak yang terlibat, swasta, BPN (Badan Pertanahan Nasional), perlu dibongkar,” ujarnya di kesempatan sama.

Baca Juga:  Kapolri : Satgas Madago Raya Terus Buru Kelompok MIT yang Tersisa 9 Orang

Kemudian, politikus PAN ini mendukung Polri dalam menekan premanisme, keberadaannya sangat mengganggu di tengah sulitnya masyarakat memenuhi kebutuhannya, muncul banyak kejahatan di jalan, ini perlu mendapatkan perhatian.

“Langkah dan strategi apa untuk menekan premanisme di sentra-sentra ekonomi,” ujarnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini