Terawan Pamerkan Cara Membuat Vaksin Nusantara di Depan Anggota DPR

Tim Okezone, Okezone · Rabu 16 Juni 2021 16:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 337 2426211 terawan-pamerkan-cara-membuat-vaksin-nusantara-di-depan-anggota-dpr-0vLoLqRohT.jpg Mantan Menkes Terawan Agus Putranto (Foto : Youtube/Komisi VII DPR RI Channel)

JAKARTA - Ada yang menarik dalam rapat dengar pendapat antara Komisi VII DPR RI dengan Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto di Gedung DPR RI. Di mana dalam kesempatan itu, Terawan melakukan demonstrasi membuat Vaksin Nusantara.

Saat Terawan mulai memaparkan bagaimana awal mula membuat Vaksin Nusantara, rupanya aksi tersebut disambut penasaran anggota dan pimpinan Komisi. Sejumlah dari mereka tampak mendekat ke meja Terawan, guna melihat langsung demo "masak" Vaksin Nusantara.

Mereka yang mendekat ke meja Terawan di antaranya Wakil Ketua Komisi VII mulai dari Eddy Soeparno dan Alex Nurdin. Selain itu Anggota Komisi VII Dyah Roro Esti juga ikut melihat lebih dekat.

"Kalau mendekat, saya izin pakai masker," kata Terawan, Rabu (16/6/2021).

"Jadi ini wujudnya satu paket begini. Inilah nanti yang kemudian didistribusikan ke mana saja sehingga tidak perlu cold chain (cold box) untuk mendistribusikannya. Cukup dengan peralatan ini," imbuhnya.

Terawan memamerkan cara pembuatan Vaksin Nusantara di depan Anggota DPR (Foto : Youtube)

Terawan sebelumnya memaparkan bagaimana proses membuat Vaksin Nusantara. Secara teknis ia mengungkapkan tahap demi tahap prosesnnya secara ilmiah.

"Ini kaya masak saja, tapi harus tahu kalau tidak soalnya nanti dikira sulit sekali bikin vaksin. Ini kita ambil 1 Cc tadi yang berisi dosisnya," kata Terawan.

Baca Juga : Terawan: Vaksin Nusantara Gampang Sekali Hadapi Mutasi Covid-19!

Ditegaskannya, alat dan bahan yang ada di kotak itu 90 persen produk vaksinnya berasal dari Indonesia. "Isi boks ini hampir 90 persen lebih bahan produksinya adalah sudah ada di Indonesia, bahkan dibuat di Indonesia," kata dia.

"Jadi ini demikianlah apa yang dikatakan bahwa ini buatan Amerika dan sebagainya. Saya selama ini diam saja ya. Untuk apa dijawab karena itu kan mereka berpendapat," kata dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini