Kapolri Janji Layani Aduan Warga Melalui WA

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 16 Juni 2021 11:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 337 2425983 kapolri-janji-layani-aduan-warga-melalui-wa-L1npH1Juvo.jpg Kapolri Listyo Sigit Prabowo (Foto : Humas Polri)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji masih bakal melayani masyarakat yang melakukan pengaduan langsung kepada dirinya melalui WhatsApp (WA).

"WA langsung ke Kapolri masih kami layani," kata Sigit saat Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021).

Sigit menjelaskan, saat ini, Polri juga telah memberlakukan sistem pengaduan online yang dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai sarana kontrol. Dalam rangka mendukung program penguatan dan pengawasan serta memudahkan masyarakat dalam membuat pengaduan.

"Polri telah membuka ruang seluas-luasnya dengan menyediakan sistem pengawasan yang mudah diakses oleh masyarakat pencari keadilan dan pemanfaatan pelayan Kepolisian online yang disertai indikator penyelesaian masalah serta membuka ruang saran masukan dari masyarakat sebagai sistem pengawasan eksternal Polri," ujar Sigit.

Berkaitan dengan hal tersebut, Polri telah melakukan di antaranya meluncurkan, aplikasi Dumas Presisi. Dimana, sudah ada 7.459 laporan telah ditindaklanjuti dengan rincian 467 sedang diproses, 2.249 status selesai benar, 4.354 status selesai tidak benar atau tak memenuhi syarat. Kemudian, 70 laporan tidak perlu tindak lanjut, dan 1.117 laporan tidak berkadar pengawasan.

Lalu, dilaunching program Propam Presisi yang bertujuan untuk melakukan pengawasan terhadap pelanggaran disiplin dan kode etik oleh personel dan ASN Polri. Aplikasi ini telah di-download oleh 5.060 orang.

Baca Juga : Kapolri Paparkan 15 Aplikasi Layanan Publik Semudah Pesan Pizza

Sejauh ini, kata Sigit, sudah ada 124 aduan di Propam Presisi. Rinciannya 39 aduan telah ditindaklanjuti atau 31,4 persen, sedangkan 85 aduan tidak dilanjuti karena tidak memenuhi syarat.

"Dengan terintegrasi dan terbukanya sistem pengawasan oleh masyarakat melalui aplikasi tersebut, merupakan wujud nyata bahwa Polri siap berubah menuju Polri yang Presisi," tutup Sigit.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini