Kisah Sultan Agung Taklukkan Pati, Adipati Pragola II Tewas Ditusuk Tombak Pusaka

Doddy Handoko , Okezone · Rabu 16 Juni 2021 06:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 16 337 2425831 kisah-sultan-agung-taklukkan-pati-adipati-pragola-ii-tewas-ditusuk-tombak-pusaka-qv2nF3nZOb.jpeg Sultan Agung. (Foto: Istimewa/Idsejarah)

Pasukan dari arah barat dipimpin oleh bupati Sumedang yang membawahi pasukan khusus berkuda, pasukan ini mendirikan barak di sekitar wilayah Matraman Margorejo sebelah barat Pati.

Terakhir keluarga raja yang memimpin pasukan-pasukan Pamejagan mataram. Pengawal pribadi terdiri dari 2.000 prajurit. 

Dalam pertempuran ini, Adipati Pragola II dibantu oleh enam tumenggung. Keenam tumenggung tersebut yaitu, Tumenggung Mangunjaya, Adipati Kenduruan, Tumenggung Ramananggala, Tumenggung Tohpati, Adipati Sawunggaling, Tumenggung Sindurejo, serta seluruh rakyat Pati. 

Pada hari Jumat Wage, tanggal 4 Oktober 1627 M, Adipati Pragola II tewas setelah tertusuk tombak Kyai Baru milik Sultan Agung yang diserahkan pada Lurah Kapedak, Naya Derma. Sang adipati meninggal dan dikebumikan di Sendang Sani. 

Setelah wafatnya Adipati Pragola II, Sultan Agung menemui adiknya, Ratu Mas Sekar, istri dariadipati.

Sultan Agung menanyakan alasan pemberontakan Pati terhadap Mataram. Ratu Mas Sekar menjawab bahwa semua berita yang didengar oleh sang sultan adalah berita yang dipalsukan oleh Patih Endranata. Patih Endranata akhirnya ditangkap dan dieksekusi.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini