Covid-19 India Serang Indonesia, Luhut: Kesalahan Bersama!

Irfan Ma'ruf, iNews · Selasa 15 Juni 2021 16:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 337 2425569 covid-19-india-serang-indonesia-luhut-kesalahan-bersama-usMW6KybhT.jpg Foto: Okezone

JAKARTA- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, munculnya Covid-19 varian barudari India ke Indonesia adalah kesalahan bersama.

(Baca juga: Terharu! Secarik Surat Usman Harun dari Penjara Changi Jelang Eksekusi Mati)

"Covid Indian varian ini, kita sama-sama berkaca inilah kesalahan kita rame-rame," kata kata Luhut dalam Konferensi Pers bertajuk 'Upaya Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) Bidang Alat Kesehatan' secara virtual, Selasa (15/6/2021).

Dia mengklaim pemerintah telah melarang dilakukannya kerja dari kantor dan pelarangan mudik. Namun, masyarakat malah melanggar dengan tetap nekat mudi, sehingga varian baru Covid-19 masuk dan menyebar luas ke Indonesia.

(Baca juga: Kisah Jenderal TNI Hadapi 2 Kelompok Preman Tanjung Priok Paling Ditakuti)

"Pemerintah sudah abis-abisan minta agar tidak WFO tidak mudik. Kemudian kita rame-rame jadi ini sekarang akibatnya," jelasnya.

Dia meminta hal ini menjadi perenungan bersama atas apa yang terjadi. Sebab siapa pun yang menjadi korban pada varian baru Covid ini adalah kesalahan bersama yang harus ditanggung.

"Ini sekarang kita harus melakukan perenungan. Kalau kita jadi pemimpin tidak memberikan contoh ini dampaknya sekarang ini. Kalau ada korban langsung atau tidak langsung ini kelakuan kita sendiri," tandasnya.

.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan waspada super spreader atau satu orang positif virus Corona (Covid-19) menularkan ke banyak orang dengan cepat dari varian Delta Covid-19. Varian ini berasal dari India atau yang dulu disebut oleh World Health Organization (WHO) sebagai varian virus B1617.

"Memang kecepatan penularannya (Delta Covid-19) ini, super spridernya ini yang harus betul-betul kita waspadai,” ungkap Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Senin (14/6/2021)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini