Tinjau Vaksinasi Massal di Tangerang, Wapres: Jangan Sampai Testing dan Tracing-nya Rendah

Isty Maulidya, Okezone · Selasa 15 Juni 2021 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 337 2425455 tinjau-vaksinasi-massal-di-tangerang-wapres-jangan-sampai-testing-dan-tracing-nya-rendah-nmzqzX1873.JPG Wapres Maruf Amin tinjau vaksinasi massal di Kota Tangerang (Foto: MPI/Isty)

TANGERANG - Wakil Presiden Maruf Amin meninjau langsung proses vaksinasi Covid-19 massal di Gedung Pusat Pemerintahan pada Selasa (15/6/2021).

Dalam tinjauannya, Wapres mengungkapkan bahwa harus ada kerja sama antara semua pihak agar vaksinasi bisa mencapai target nasional yaitu sebanyak 1 juta vaksin setiap hari.

Wapres juga mengapresiasi langkah Pemkot Tangerang yang terus melakukan pemberian vaksin kepada masyarakat, namun hal tersebut harus sejalan dengan penerapan protokol kesehatan. Selain itu, wapres juga meminta agar jumlah testing dan tracing bisa ditingkatkan.

"Upaya testing harus terus dilakukan, juga tracing jangan sampai tracingnya rendah. Kalau bisa sesuai dengan standar WHO, jika 1 orang terinfeksi lakukan penulusuran kepada 30 orang. Juga penyediaan fasilitas, yaitu untuk mereka yang terpapar. Puskemas maupun rumah sakit atau tempat isolasi agar disiapkan," ujar Wapres.

Pemerintah daerah juga diminta untuk tetap mengawasi penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Masyarakat juga diminta kerjasamanya untuk menjaga diri dan sesama agar pandemi Covid-19 bisa dikendalikan. Karena kunci dari pengendalian Covid-19 adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Bersama sama segera atasi Covid-19 melalui vaksin dan Prokes, karena menjaga diri itu adalah hal yang wajib," lanjutnya.

Wapres menambahkan untuk mencapai satu juta vaksin per hari, Pemerintah Pusat akan membantu Pemkot Tangerang untuk memenuhi kebutuhan vaksin bagi masyarakat Kota Tangerang, hingga mencapai target sebesar 70% dari total warga Kota Tangerang.

"Akan dikomunikasikan dengan kepala BNPB dan juga Menkes untuk distribusi vaksin ataupun vaksinatornya," jelasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini