Sisi Lain Soekarno: Hindul-Hindul Markindul Kata Sandi Istri Muda Bung Karno

Tim Okezone, Okezone · Rabu 16 Juni 2021 06:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 337 2425278 sisi-lain-soekarno-hindul-hindul-markindul-kata-sandi-istri-muda-bung-karno-UXMirtI0g9.jpg (Foto: Ant)

PRESIDEN pertama Indonesia, Soekarno ternyata hanya orang biasa dengan kehidupan yang biasa-biasa, namun "luar biasa".

Dalam buku "Bung Karno: Bapakku-Kawanku-Guruku", Guntur Soekarno bercerita mengenai sisi lain dari Bung Karno, ayahnya yang merupakan sang proklamator kemerdekaan Indonesia. Demikian dilansir dari Kepustakaan Presiden, Perpusnas.

Salah satunya adalah pembahasan mengenai istri muda Soekarno yang Guntur dan Megawati lakukan.

Baca juga: Kisah Haru Perjuangan Nyoman Rai Srimben Besarkan Soekarno

"Dis, gimana kabarnya Istana? ... Ada hindul-hindul yang nyeludup masuk nggak?"

"Kayakya sih nggak; pada ngeri kali ... gara-gara Mas labrak si Deweh (Deweh maksudnya Dewi) ... Eh, Gun tapinya ya, aku sekarang ini di Istana agak curiga sama satu orang deh ... Aku takut, jangan-jangan Bapak naksir nantinya kan hindul-hindul markindul bisa jadi nambah ..."

"Ngomong-ngomong cakepnya seberapa sih Dis? Cakep mana sama Dewi?"

Dengan gaya bertutur, Guntur bercerita perihal hubungan intim antarwarga keluarga Bung Karno. Siapa yang tahu kalau Megawati Soekarnoputri, ternyata bernama panggilan Gadis atau Adis.

Baca juga: Saat Ibunda Soekarno Membenci Orang Belanda

Ibu Fatmawati sebagai first lady dan ibu lima anak, masih sering berkata-kata dengan dialek bahasa Melayu Bengkulu. Guntur yang dipanggil "Gun" sama Mega, atau bernama akrab Mas Tok, ternyata dipanggil "Jang" alias Bujang oleh sang bunda.

Uniknya, keluarga Soekarno ini ada kata sandi khusus untuk "buang air besar", yakni "o-ok".

Kalau "hindul-hindul markindul", merupakan kata sandi untuk isteri muda Soekarno, terutama gelar untuk Deweh alias Ratna Dewi yang hindul markindul asal Jepangnya Bung Karno. 

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini