Sejumlah Preman Legendaris Ini Bertaubat dan Kembali ke Jalan yang Benar

Tim Okezone, Okezone · Rabu 16 Juni 2021 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 14 337 2425052 sejumlah-preman-legendaris-ini-bertaubat-dan-kembali-ke-jalan-yang-benar-NssmGXo85R.jpg Foto:Ist

JAKARTA - Aparat kepolisian bergerak cepat meringkus para preman pelaku pungutan liar (pungli), yang sering meresahkan masyarakat khususnya sopir truk barang di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

(Baca juga: Sejarah Preman Tanjung Priok: Perseteruan Jago Bugis dan Banten di Tanah Betawi)

Hal ini merupakan perintah Presiden Jokowo kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberantas aksi premanisme di Jakarta Utara.

Okezone mengulas sejumlah preman yang memutuskan untuk berhenti dan memilih pekerjaan yang lebih baik. Siapa saja preman yang telah insaf? Berikut Litbang MPI merangkumnya dari berbagai sumber.

1. Anton Medan

Tan Hok Liang atau yang lebih dikenal Anton Medan adalah mantan preman, mantan perampok serta mantan bandar judi yang telah insaf. Ia bergelut dengan dunia hitam sejak usianya 12 tahun. Saat ini dunia hitam tinggal kenangan. Sejak 1992, ia memeluk agama Islam. Tak hanya itu, ia juga mendirikan rumah ibadah yang diberi nama Masjid Jami Tan Hok Liang. Masjid itu terletak di areal Pondok Pesantren Atta'ibin, Pondok Rajeg, Cibinong. Anton Medan meninggal pada 15 Maret 2021.

(Baca juga: Viral! Buru Teroris di Hutan Poso, Anggota Brimob Ini Bercucuran Air Mata saat Azankan Bayinya)

2. Joni Indo

Pemilik nama lengkap Johanes Hubertus Eijkenboom ini dikenal sebagai pemimpin tim perampok Pasukan China Kota (Pachinko). Ia dan kelompoknya pernah menjarah toko emas di Cikini, Jakarta Pusat dengan senjata api untuk mengancam penjaga toko. Atas aksinya, ia dan kelompoknya menjalani hukuman di penjara. Kehidupannya berubah drastis setelah bebas dari penjara. Kisah hidupnya sebagai perampok yang mementingkan rakyat difilmkan pada 1987. Setelah pensiun dari dunia hiburan, ia menjadi seorang pendakwah setelah mualaf.

3. Rony Iblis

Pria dengan nama asli Ronny Syaifudin ini pernah menjadi salah satu preman ibu kota Jakarta. Dahulu ia pernah melakukan semua jenis kejahatan mulai dari narkoba dan minuman keras, perampokan, pencurian, sampai pembunuhan. Ia dijuluki Ronny Iblis karena jika sudah tersulut emosinya, maka dia tidak segan untuk menyerang siapa saja di dekatnya dan tidak ada yang mampu menghentikan sang iblis. Saat ini, ia telah insaf dan memilih kembali ke jalan yang lurus. Ia mau melakukan pekerjaan apapun asalkan halal demi memberi nafkah pada istri dan anaknya.

4. Iskandarsyah Berian

Sejak 1980-an pria yang dikenal dengan sebutan Kang Is atau Iskandar Bule itu sudah merasakan dunia hitam. Ia dikenal sebagai preman yang sudah mencicipi berbagai macam kejahatan. Keputusan hijrahnya dimulai saat ia didatangi lima pria di tempat tongkrongannya di Jalan Sunda, Kota Bandung. Usai perbincangan, Kang Is kemudian datang ke masjid untuk beritikaf selama tiga hari dan akhirnya meninggalkan masa lalunya. Ia berhenti meminum minuman alkohol dan berhenti menggunakan obat-obat terlarang.

5. Darwanto

Darwanto adalah preman asal Blitar, Jawa Timur. Pria dengan julukan Paegox ini terobsesi menjadi preman di Indonesia dan rela merantau ke Banyuwangi sampai Banten hanya untuk menimba ilmu kesaktian atau kanuragan. Tujuannya agar ia tak terkalahkan. Keinginan untuk bertaubat muncul saat dia mempersunting wanita pujaannya. Sejak saat itu ia menjadi sosok yang religius. Bahkan ia merangkul beberapa temannya di dunia hitam untuk bertaubat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini