Kasus Covid-19 Melonjak, Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Terus Genjot 3T

Arif Budianto, Koran SI · Minggu 13 Juni 2021 19:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 13 337 2424517 kasus-covid-19-melonjak-presiden-jokowi-minta-kepala-daerah-terus-genjot-3t-Se1XYFRads.jpg Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)

BANDUNG - Presiden Joko Widodo mengingatkan empat provinsi di Pulau Jawa yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, serta beberapa kabupaten atau kota termasuk Kota Bandung agar meningkatkan koordinasi dan 3T pada penangan Covid-19.

Hal itu diungkap Wali Kota Bandung, Oded M. Danial yang juga menjabat Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) melalui Video Conference dengan Presiden RI Joko Widodo terkait Penanganan Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM Mikro), Minggu (13/6/2021).

"Arahan pak Presiden, kita diminta harus meningkatkan pola kerjasama dengan Forkopimda. Bahkan sampai dengan Forkopimcam bersama Danramil, Kapolsek, termasuk dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus ditingkatkan," katanya dalam siaran pers Humas Kota Bandung.

Selain itu, Presiden juga mewanti-wanti agar 3T yakni Testing, Tracing, dan Treatment harus terus dilakukan. "Alhamdulillah Kota Bandung sampai hari ini konsisten (melakukan 3T). Insyaallah kita cukup baik saya kira," ucap Oded.

Terkait PPKM Mikro, Oded menilai Kota Bandung sudah 'on the track' dan hanya terus mengawal dan memantaunya sampai ke tingkat RT. "Pola kerja sama kita (dalam PPKM Mikro) itu harus betul-betul diperkuat, Satgas di tingkat Kota dengan Kecamatan, sampai ke tingkat RT RW," katanya.

Sedangkan terkait rumah sakit, dari sisi Bed Occupancy Rate (BOR), Jokowi pun mengarahkan agar memperbanyak tempat tidur di rumah sakit. "Kota Bandung memang walau pun sudah di angka 85 persen, tapi yang terbanyak itu yang (warga) dari luar Kota Bandung sebanyak 56 persen," katanya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini