Ini Pengumuman Lengkap Pemerintah Arab Saudi soal Haji 2021

Widi Agustian, Okezone · Sabtu 12 Juni 2021 21:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 337 2424238 ini-pengumuman-lengkap-pemerintah-arab-saudi-soal-haji-2021-SiBPbhyRrW.jpg (Foto: Reuters)

JAKARTA – Kerajaan Arab Saudi telah mengeluarkan pengumuman resmi terkait dengan pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 atau 1442 H. Ibadah haji akan tetap digelar, hanya jumlah orang yang bisa melaksanakannya paling banyak hanya 60.000 orang.

Selain itu, yang bisa menjadi jamaah haji tahun ini adalah warga Arab Saudi serta ekspatriat yang sudah berada di negara tersebut. Tentu saja, haji di masa pandemi Covid-19 ini akan diatur dengat sangat ketat demi kesehatan jamaah.

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Keputusan Haji 2021, Menag: Keselamatan Jamaah Jadi Pertimbangan


Baca juga: Arab Saudi Batasi Ibadah Haji Hanya untuk Jamaah Usia 18-65 Tahun

Berikut ini adalah pengumuman lengkap dari Arab Saudi mengenai penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021:

{Kementerian Haji dan Umrah menegaskan bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu memberikan perhatian pada keselamatan, kesehatan dan keamanan para jamaah haji dan dengan penuh kehati-hatian serta menjadikannya sebagai prioritas utama sebagai bentuk pengamalan tujuan syariat Islam dalam menjaga nyawa manusia serta menyediakan semua fasilitas yang diperlukan yang memudahkan para tamu Allah untuk melaksanakan ibadah haji dan umrah dan memungkinkan mereka untuk datang ke tanah suci dengan mudah, di mana merupakan sebuah kehormatan bagi Kerajaan Arab Saudi dalam kurun waktu 10 terakhir saja telah memberikan pelayanan lebih dari 150 juta jamaah haji.

Mengingat apa yang sedang dialami dunia secara umum dari terus berlanjutnya situasi pandemi covid-19 serta munculnya varian-varian virus covid baru, otoritas yang berwenang, baik kesehatan maupun ketertiban, terus melakukan pemantauan secara cermat situasi kesehatan global guna memastikan pelaksanaan dan pengaturan ibadah haji berjalan secara optimal, mengingat perkembangan pesat yang mengirini pandemi ini serta pemantuan terhadap sejauhmana upya negara-negara di dunia dalam melindungi warga dan para ekspatriat, jumlah kasus yang terjadi di sana, disertau dengan peringatan bahaya peningkatan penyeraban virus dan kasus positif akibat kerumuman yang telah dikeluarkan oleh WHO dan dari otoritas yang berkompeten di Arab Saudi dan di berbagai negara.

Mengingat sifat kerumuman selama pelaksanaan ibadah haji mengharuskan waktu lama di banyak tempat sesuai dengan urutan dalam pelaksanaan ritual tersebut, hal ini membuat penerapan tingkat tindakan preventif kesehatan menjadi sangat vital dan sangat penting guna melindungi kesehatan para jamaah dan keselamatan mereka.

Maka dalam kaitan ini, telah diputuskan pembatasan pendaftaran bagi mereka yang ingin menunaikan ibadah haji tahun 1442 H hanya untuk warga negara Arab Saudi dan para ekspatriat (muqimin) di Arab Saudi, melalui e-Hajj yang akan diluncurkan oleh Kementerian Haji dan Umrah guna memastikan pelaksanaan ibadah haji dalam keadaan sehat, aman dan selamat serta dengan mematuhi sejumlah aturan, setandar kesehatan dan persyarata keamanan di semua tahapan ritual ibadah haji, yaitu sebagai berikut:

- Jumlah total jamaah haji untuk tahun 1442 H adalah sebanyak 60.000 jamaah, yaitu bagi para ekspatriat dari semua kebangsaan dan warga negara Arab Saudi.

- Kondisi kesehatan para jamaah yang ingin menunaikan ibadah haji tahun 1442 H harus bebas dari penyakit kronis.

- Pelaksanaan ibadah haji untuk tahun ini akan dibatasi pada kelompok umur 18-65 tahun, yaitu bagi mereka yang telah divaksin, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku di Arab Saudi terkait kategori vaksinasi atau divaksinasi dengan satu dosis lengkap dan selama lebih dari 14 hari atau divaksinasi dan sembuh dari virus.

Kementerian Haji dan Umrah juga ingin menyampaikan bahwa Kerajaan Arab Saudi merasa terhormat untuk menjadi tuan rumah bagi para jamaah haji setiap tahun, sertaa menegaskan bahwa pengaturan ini didasarkan pada perhatiannya yang terus menerus terhadap pentingnya kesehatan, keselamatan dan keamanan para jamaah haji, juga negara mereka.

Oleh karena itu, Pemerintah Arab Saudi telah membuat rencana operasional guna mengimplementasikan semua ketentuan dan ketersediaan semua standar kesehatan yang akan diumumkan pada konferensi pers pada hari ini, seraya menekankan pentingnya melaksanakan semua langkah pencegahan dan mengaplikasikannya pada saat pelaksanaan ibadah haji.

Semoga Allah menerima amal ibadah kita semua.} 

(wdi)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini