Antarkan Istri ke Pemakaman, Yasonna: Sangat Berat Sekali Satu Malam Tak Bersamanya

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Sabtu 12 Juni 2021 17:12 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 337 2424171 antarkan-istri-ke-pemakaman-yasonna-sangat-berat-sekali-satu-malam-tak-bersamanya-rkTJ5YvhoI.jpg Foto: Istimewa

KARAWANG – Suasana duka menyelimuti pemakaman jenazah Elisye Widya Kataren di San Diego Hills Memorial Park Karawang, Jawa Barat. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly tampak sangat berduka saat mengantarkan istri tercintanya beristirahat untuk selamanya.

Yasonna terlihat tegar menghadapi kepergian dari pasangan hidupnya tersebut. Ia mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir dirinya sulit untuk mengontrol emosi.

Betapa tidak, Yasonna melihat bagaimana Elisye yang selalu kesakitan setelah melakukan kemoterapi pascapengobatan di sebuah rumah sakit di Penang, Malaysia. Perasaan Yasonna semakin bimbang kala ia mendapat firasat akan kepergian perempuan yang telah mendampingi hidupnya selama 42 tahun itu.

”Ketika dia (Elisye) mengatakan, kalau kamu pergi-pergi, terus saya meninggal, kamu tidak lihat (saya) lagi,” ucap Laoly.

“Pertanyaan ini berat, rupanya dia sudah tahu umurnya tidak lama lagi dan ingin selalu bersama saya dan anak-anak, melihatnya dari dekat,” imbuh opung dari enam orang cucu itu bersedih.

Baca juga: Berikut Jadwal Ibadah dan Pemakaman Istri Menkumham Yasonna Laoly

Yasonna kepada almarhum istrinya sempat menyatakan bahwa dirinya merupakan seorang pria yang tangguh. Dia mampu bersepeda sejauh 100 Km dan jago menembak dengan jarak mencapai 600 m.

”(Namun) sangat berat sekali, satu malam saya tidak bersamanya,” kata Yasonna sambil menahan isak tangis.

Penyakit yang diderita Elisye cukup berat. Selama 10 hari dia dirawat di RS di Penang. Atas saran dokter, Elisye direkomendasikan untuk melanjutkan pengobatan di Jakarta, supaya lebih dekat dengan keluarga.

Baca juga: Istri Menkumham Yasonna Dimakamkan di San Diego Hills Karawang Besok

”Dia perlu dukungan keluarga, berada di tengah-tengah keluarga, karena dukungan psikologis keluarga sangat penting,” tutur politisi PDIP itu.

Elisye dirawat selama 41 hari di RS Medistra, Tebet. Sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir hari Kamis 10 Juni 2021, sekira pukul 15.25 WIB.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini