Antisipasi Wisma Atlet Penuh, Arifin: Kita Terpaksa Pakai Tower 8 dan 9

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 12 Juni 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 337 2424111 antisipasi-wisma-atlet-penuh-arifin-kita-terpaksa-pakai-tower-8-dan-9-WsYzQmXGTQ.jpg Ilustrasi (Foto: Istimewa)

JAKARTA - Komandan Lapangan sekaligus Humas RSDC Wisma Atlet Letkol Laut (K) M Arifin melaporkan pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran terus mengalami lonjakan.

Arifin pun mengatakan salah satu antisipasinya yakni menyiapkan tower 8 dan 9 di Wisma Atlet Pademangan. Hal ini sesuai dengan skema antisipasi yang dilakukan ketika terjadi kenaikan kasus Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran pada Januari lalu.

“Jadi salah satu antisipasi sesuai arahan pimpinan, pagi tadi juga kita disampaikan arahan pimpinan untuk memang disiapkan tower 8 yang ada di Pademangan sesuai yang dulu di Januari minggu ketiga itu puncaknya, kita terpaksa pakai tower 8 dan 9 (Wisma Atlet Pademangan). Dan ini juga rencana seperti itu,” ungkap Arifin dalam keterangannya, Sabtu (12/6/2021).

Arifin mengatakan pihaknya mulai minggu ini akan melakukan pengecekan di tower 8 pademangan. “Jadi mungkin hari ini nanti akan dilaksanakan pengecekan di tower 8, kemungkinan.”

Selama ini, Wisma Atlet Pademangan khusus untuk karantina Pekerja Migran Indonesia yang kembali ke Tanah Air. “Jadi di sana masih ada PMI yang disana kemungkinan perlu proses waktu tentunya, jadi perlu waktu sampai 3 hari. Mudah-mudahan dua hari kedepan ini kita bisa masih bisa menampung di Kemayoran, sehingga di hari ketiga kita bisa sebagian digeser tower 8 Pademangan,” ungkap Arifin.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Melonjak, Letkol Arifin: Ini Sudah "Lampu Merah!"

Arifin pun mengharapkan agar kasus Covid-19 dalam beberapa hari kedepan masih bisa terkendali. Meskipun, saat ini terjadi peningkatan yang sangat drastis. “Harapan kita mudah-mudahan masih bisa terkendali. Terbukti beberapa hari ini masih terus naik 500 kemudian 661. Padahal saya sudah sampaikan orang tanpa gejala tidak dikirim disini dulu. Artinya, diutamakan yang bergejala dulu. Itu aja sudah begitu. Apalagi nanti kalau dicampur orang yang bergejala,” paparnya.

“Jadi memang ini nyata, dan meningkat ini sangat drastis sekali,” tambah Arifin.

Baca juga: 4.019 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet

Arifin mengatakan pihaknya akan mengkoordinasikan dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) terkait teknis persiapan pemindahan dari Kemayoran ke Pademangan. “Jadi rencananya Pademangan akan disiapkan dulu, kita akan mengatur di lapangan akan dikoordinasikan dengan KKP sehingga nanti akan diatur.”

“Kalau Januari kan huniannya rendah, sehingga huniannya bisa digeser ke tower 9 dan 10. Nah ini agak tinggi kita akan cek ke lapangan dulu. Kita ketahui pekerja migran di Indonesia ini ada yang dateng 800, bahkan ribuan juga itu kan mereka memerlukan karantina juga. Ya nanti ini sebagai bahan evaluasi dari Satgas akan ditentukan kemudian,” papar Arifin.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini