Menag Bakal Fungsikan Rekomendasi Litbang Semaksimal Mungkin

Antara, · Sabtu 12 Juni 2021 06:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 12 337 2423984 menag-bakal-fungsikan-rekomendasi-litbang-semaksimal-mungkin-t75wZDaJvd.jpg Menag Yaqut Cholil Qoumas (Foto: Antara)

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas akan memaksimalkan rekomendasi penelitian pengembangan (litbang) agar kebijakannya lebih baik ke depannya.

"Di masa saya ini, saya ingin memfungsikan rekomendasi litbang ini semaksimal mungkin," ujar dia dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat 11 Juni 2021.

Ia menegaskan, kebijakan suatu organisasi sudah seharusnya berdasarkan litbang, bukan berdasarkan 'feeling'. Karenanya, rekomendasi penelitian memiliki peran yang penting dan strategis.

Baca Juga:  Menag ke Calon Jamaah Haji: Kami Mohon Maaf dan Terima Kasih untuk Kesabarannya

Menurut dia, jika penelitian dan pengembangan tidak difungsikan dengan baik, maka jangan heran kalau suatu lembaga tidak akan berubah ke arah yang lebih baik. Ia mengatakan para peneliti adalah ruh dan litbang adalah spirit organisasi.

"Semua yang dilakukan menteri dan jajarannya seharusnya berbasis dari hasil litbang. Saya tunggu hasil-hasil penelitian litbang," kata dia di hadapan 186 peserta yang hadir secara luring dan daring dalam acara Temu Peneliti Nasional Tahun 2021.

Dalam kesempatan itu, hadir Kepala Balitbang dan Diklat Achmad Gunaryo, Kepala Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan Sunarini, Kepala Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan Muhammad Adlin Sila, Kepala Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi Arskal Salim, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al Quran Muchlis M. Hanafi, dan Kepala Bagian TU Pimpinan Thobib Al Asyhar.

Baca Juga:  Menag Diserang karena Batalkan Haji, Abu Janda "Pasang Badan"

Sebelumnya, Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Achmad Gunaryo menyampaikan harapan penyelenggaraan acara yang berlangsung selama tiga hari itu.

"Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan pemikiran pemikiran produktif, mencerahkan bagi para peneliti membawa kemajuan bagi Kementerian Agama," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini