5 Fakta Megawati Raih Gelar Profesor Kehormatan, Didampingi Prabowo hingga Terisak di Akhir Orasi

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 12 Juni 2021 07:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 337 2423914 5-fakta-megawati-raih-gelar-profesor-kehormatan-didampingi-prabowo-hingga-terisak-di-akhir-orasi-xjvZCkRs0y.jpg Megawati Soekarnoputri. (Foto: Dok Unhan)

JAKARTA - Megawati Soekarnoputri resmi menyandang gelar Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan Bidang Kepemimpinan Strategis dari Universitas Pertahanan RI. Pengukuhan digelar di Kawasan IPSC Sentul, Bogor, Jumat 11 Juni 2021.

Berikut sejumlah fakta terkait pengukuhan profesor kehormatan untuk Megawati.

1. Didampingi Prabowo dan Puan

Acara pengukuhan Megawati sebagai profesor kehormatan dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menhan Prabowo Subianto, serta Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim.

Baca juga: Megawati Kerap Dibikin Pusing Ketika Sebut Prabowo Sahabatnya

Megawati didampingi ketiga anaknya yakni Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani. 

Prabowo dan Puan duduk berdampingan lalu setelahnya ada Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Mendikbudristek Nadiem Makarim.

2. Alasan Pemberian Gelar Profesor Kehormatan

Sidang senat akademik Unhan telah menerima hasil penilaian Dewan Guru Besar Unhan atas seluruh karya ilmiah Megawati Soekarnoputri sebagai syarat pengukuhan.

Seperti diketahui, Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian menyebutkan bahwa pemberian gelar itu juga tidak terlepas dari kepemimpinan Megawati dalam menghadapi krisis multi dimensi di era pemerintahannya. 

Baca juga: Jokowi: Megawati Beri Contoh Politisi Harus Siap di Dalam dan Luar Pemerintahan

Unhan, kata dia, mencatat keberhasilan Megawati saat di pemerintahan dalam menuntaskan konflik sosial seperti penyelesaian konflik Ambon, penyelesaian konflik Poso, pemulihan pariwisata pasca-bom Bali, dan penanganan permasalahan TKI di Malaysia.

"Ibu Megawati menjadi presiden pertama perempuan di negara kita. Di era Ibu Megawati pertama kalinya diselenggarakan pemilihan umum legislatif dan presiden secara langsung," jelas Octavian. 

Para Menteri Kabinet Gotong Royong di bawah kepemimpinan Megawati dan sejumlah guru besar dari dalam dan luar negeri pun mengakui peran Megawati dan telah memberikan rekomendasi akademik atas kuatnya karakter kepemimpinan Megawati. Sejumlah guru besar, lanjut dia, menjadi promotor Megawati menjadi Profesor Kehormatan. 

Beberapa guru besar dari dalam negeri yang memberikan rekomendasi akademik berasal dari beberapa perguruan tinggi negeri papan atas. Sedangkan guru besar dari luar negeri berasal dari Jepang, Cina, Korea Selatan dan Perancis.

3. Terisak di Akhir Orasi

Megawati Soekarnoputri tak mampu menahan emosinya saat menutup orasi ilmiah dalam rangka menerima gelar Profesor Kehormatan dengan status Guru Besar Tidak Tetap dari Universitas Pertahanan (Unhan).

Dia tersedu ketika menyampaikan terima kasihnya kepada sejumlah pihak yang memberikan dorongan kepadanya selama ini. 

Mulanya, Megawati menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemendikbudristek dan Rektor Unhan Laksdya Amarulla Octavian. Kemudian, Megawati menghaturkan terima kasihnya kepda jajaran Dewan Guru Besar yang mempromosikan dirinya sebagai profesor kehormatan.

Orang-orang tersebut yaitu Salim Sahid, Hasjim Djalal, Marsetio, Syamsul Ma’arif, Mohamad Sidik Boedoyo, Makarim Wibisono, Irdam Ahmad, Pantja Djati, Banyu Perwita, dan Boediono 

4. Ucapan Selamat dari Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat kepada Megawati yang telah dikukuhkan menjadi Profesor Kehormatan Universitas Pertahanan (Unhan).

Megawati, kata Jokowi, memang tepat menyandang gelar tersebut karena kepemimpinannya dalam bangsa ini sudah menghasilkan banyak hal positif. 

"Saya menyampaikan selamat kepada ibu Megawati Soekarnoputri atas pengukuhan sebagai Profesor Kehormatan Ilmu Pertahanan untuk bidang Kepemimpinan Strategis Universitas Pertahanan Republik Indonesia," kata Jokowi melalui konferensi video, Jumat.

Selain kepada Megawati, Jokowi juga mengucapkan selamat kepada Unhan yang telah menganugerahkan gelar guru besar kepada Ketua Umum PDI Perjuangan itu.

"Artinya Unhan akan memperoleh arahan, inspirasi dan bahkan perkuliahan dari Ibu Mega untuk pendidikan dan penelitian tentang kepemimpinan strategis yang menjadi kebutuhan dasar dalam mengawal perubahan strategis bagi kemajuan Indonesia," papar dia.

5. Putri Terbaik Bangsa

Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian menilai, sosok Megawati adalah seorang putri terbaik bangsa Indonesia yang telah membuktikan keberhasilan sebagai anggota DPR, Wakil Presiden, hingga menjadi Presiden. 

"Di kalangan pemimpin dunia, belum ada seorang wanita dapat menjabat berturut-turut sebagai Wakil Presiden dan Presiden. Sejarah dunia juga mencatat tidak banyak seorang presiden yang juga putri dari seorang presiden sebelumnya," kata Amarulla dalam sambutannya. 

Dia memandang, putri Presiden Soekarno ini, adalah sosok pemimpin nasional yang mampu membawa bangsa Indonesia melalui masa-masa sulit pascareformasi di Tahun 1998 silam. Keberhasilannya tak luput dari wibawa dan karakter Megawati yang kuat. 

"Dia mampu menyelesaikan krisis multidimensi dan meletakkan pondasi yang kuat bagi tata negara dan tata pemerintahan yang terbukti kebenarannya sampai dengan masa kini," ungkapnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini