Megawati Usulkan Jumlah Anggota TNI-Polri Ditambah

Tim Okezone, Okezone · Jum'at 11 Juni 2021 16:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 11 337 2423723 megawati-usulkan-jumlah-anggota-tni-polri-ditambah-fcLxjhIxb7.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Prof Dr (HC) Megawati Soekarnoputri mendorong agar jumlah TNI-Polri terus ditambah guna mengantisipasi tantangan ke depan.

Dia mengusulkan penambahan jumlah TNI-Polri itu dalam orasi ilimiahnya saat pengukuhan gelar profesor ilmu pertahanan bidang kepemimpinan strategik pada Fakultas Strategi Pertahanan Unhan.

"Kepemimpinan strtegik itu langsung bersentuhan ke bawah dan bapak itu mesti nambahi baik TNI dan Polri jumlah anggotanya," kata Megawati, Jumat (11/6/2021).

Ketua Umum PDIP itu menyinggung jumlah 514 kabupaten/kota dengan jumlah prajurit TNI di setiap Koramil maupun anggota Polri di setiap Polsek yang dinilainya masih kurang.

Dia pun telah menyampaikan usulannya itu kepada Kepala BIN Budi Gunawan. "Saya bilang urusan Papua itu mereka yang tuan rumah yang tahu jalan tikus mereka tahu. Itu namanya yang perlu strategi perang gerilya mereka tahu, naik pohon bisa, saya tahu," imbuhnya.

Baca juga: Megawati Dapat Gelar Profesor Kehormatan, Rektor Unhan: Beliau Putri Terbaik Bangsa

Presiden kelima RI itu meminta setiap usulan tak mesti selalu terlebih dahulu membahas jumlah anggaran. Menurut dia, penambahan jumlah TNI-Polri telah mendesak lantaran adanya otonomi daerah yang memekarkan banyak kabupaten/kota.

Menurut dia, untuk penambahan jumlah TNI-Polri melihat realita di lapangan. Sehingga, kata dia, usulan ini bisa dibahas dengan menggunakan sistem terbalik.

"Itu kepolisiannya BKO. BKO saja anak-anak itu tidak tahu daerah, (jadi) bagaimana mereka lihat lah, ini strateginya yang bagaimana," tutur dia.

Baca juga: Dikukuhkan Gelar Profesor, Megawati: Kehormatan Ini Bawa Tanggung Jawab dalam Diri Saya

Megawati menceritakan kesedihannya saat adanya peristiwa tenggelamnya KRI Mandala-402 di perairan Bali. Kata dia, saat itu keluarga intinya menyebutkan bak ember bocor karena menangis melihat realita anak bangsa.

"Waktu Manggala itu saya kayak ember bocor, oalah anak-anak itu siapa ya, untung Pak Jokowi bilang menanggung rumah-rumahnya. Kita mau one day kita (seperti China) properti 0%, kita ini seperempatnya masa nggak bisa," tukas Megawati.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini