Firli Bahuri Ungkap 150 Kepala Daerah Tersangkut Kasus Korupsi

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 10 Juni 2021 16:35 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 337 2423131 firli-bahuri-ungkap-150-kepala-daerah-tersangkut-kasus-korupsi-44TEw2KTEz.jpg Ketua KPK Firli Bahuri. (Foto : Sindo)

JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberikan pembekalan kepada bupati/wali kota beserta wakilnya hasil Pilkada Serentak 2020. Pembekalan ini digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Pada kesempatan itu, Firli menyebut sebanyak 150 kepala daerah tersangkut kasus korupsi. Rinciannya 21 gubernur dan 129 bupati/wali kota.

Dia pun mengingatkan kepala daerah tidak korupsi. Selain itu, dia juga mengingatkan bahwa program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi juga memiliki risiko terjadinya korupsi.

“Mulai dari perencanaan, pengesahan, implementasi dan evaluasi. Pada tahapan-tahapan tersebut ada risiko terjadinya fraud,” katanya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Kamis (10/6/2021).

Selain kepala daerah Firli juga membeberkan beberapa profesi yang juga tersandung kasus korupsi. Diantaranya dari swasta 329 orang, anggota DPR/DPRD 280 orang, PNS Eselon I/II/III 235 orang.

“Sedang modus operandi didominasi oleh penyuapan 739 kasus, pengadaan barang dan jasa 236 kasus, dan penyalahgunaan anggaran 50 kasus,” ujarnya.

Namun demikian, Firli menegaskan KPK pun sejak lama telah membuat strategi pemberantasan korupsi dengan beberapa pendekatan.

Baca Juga : 82,3% Calon Kepala Daerah Punya Donatur, Firli : Jangan Korupsi demi Balas Budi

“Pertama, pendekatan pendidikan masyarakat (public education approach). Kedua, pendekatan pencegahan (preventif approach). Ketiga, pendekatan penindakan (law enforcement approach),” tuturnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini