Sepekan Pembatalan, 59 Jamaah Calon Haji Ajukan Pengembalian Setoran Pelunasan

Tim Okezone, Okezone · Kamis 10 Juni 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 337 2423011 sepekan-pembatalan-59-jamaah-calon-haji-ajukan-pengembalian-setoran-pelunasan-XcNMz404I6.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah telah memutuskan membatalkan keberangkatan jamaah Indonesia pada penyelenggaraan haji 1442 H/2021 M. Pembatalan ini diumumkan langsung Menag Yaqut Cholil Qoumas pada 3 Juni 2021.

Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Ramadan Harisman mengatakan, sampai hari ini terdapat 59 jamaah yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan.

"Sepekan pembatalan keberangkatan, ada 59 jamaah haji yang mengajukan pengembalian setoran pelunasan," kata Ramadan Harisman dalam keterangannya, Kamis (10/6/2021).

Jumlah tersebut, kata Ramadan, terdiri atas 25 jamaah haji khusus dan 34 jamaah haji reguler. "Jemaah yang telah mengajukan pengembalian pelunasan ini langsung kami proses untuk diajukan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) agar bisa ditindaklanjuti sesuai alur yang sudah ditetapkan," ujarnya.

"Secara ketentuan, proses pengembalian ini berlangsung kurang lebih sembilan hari sampai dana jemaah ditransfer ke rekening masing-masing," sambungnya.

Baca juga: Menag ke Calon Jamaah Haji: Kami Mohon Maaf dan Terima Kasih untuk Kesabarannya

Ia menambahkan, Sistem Informasi dan Komputer Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag mencatat bahwa ada 15.476 jamaah haji khusus dan 198.371 jamaah haji reguler yang telah melakukan pelunasan.

Keputusan Menteri Agama No 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H /2020M memberikan pilihan kepada jemaah untuk mengambil kembali setoran pelunasannya. Jemaah haji reguler dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan Bipih (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) secara tertulis kepada Kepala Kankemenag Kab/Kota) tempat mereka mendaftar.

Baca juga: Ibadah Haji 2021 Dibatalkan, Apa Dampaknya ke Bisnis Layanan Pendukung?

"Untuk haji khusus, mereka mengajukan permohonan pengembaliannya ke Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) tempat mendaftar," jelasnya.

"Untuk tahun 2020, ada 1.688 jemaah reguler dan 438 khusus yang mengajukan pengembalian setoran lunas," tutur dia.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini