Keterisian RS Wisma Atlet Meningkat, Satgas Covid-19: Rata-rata di Atas 50 Persen

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 10 Juni 2021 05:25 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 10 337 2422778 keterisian-rs-wisma-atlet-meningkat-satgas-covid-19-rata-rata-di-atas-50-persen-KhTa1weCCQ.jpg Covid-19.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta bertambah. Pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran per 9 Juni 2021 pukul 20.00 WIB sebanyak 3.217 orang. Bahkan, pada sebanyak 252 pasien Covid-19 masuk ke Wisma Atlet Kemayoran.

Merespons hal ini, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur di Wisma Atlet Kemayoran saat ini di atas 50%. Namun dia menegaskan, secara keseluruhan keterisian Wisma Atlet Kemayoran masih terkendali.

“Berdasarkan data Wisma Atlet memang ada kenaikan. Namun hanya sedikit. Rata-rata hanya 53,74%. sehingga secara garis besar keterisian Wisma Atlet masih terkendali,” ungkap Wiku dalam keterangannya, Rabu (9/6/2021).

Sebelumnya, Koordinator Humas RS Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Letkol Laut Muhammad Arifin mengatakan sebanyak 3.217 orang positif Covid-19 tersebut merupakan pasien bergejala ringan hingga sedang. Dan kini dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7 RSD Wisma Atlet Kemayoran.

Baca Juga: Ahli: Vaksin Covid-19 Satu-satunya Cara yang Bisa Segera Hentikan Pandemi

“Pasien rawat inap terkonfirmasi positif berjumlah 2.013 orang, terdiri dari 1.515 laki-laki, 1.702 perempuan,” ungkap Arifin dalam keterangannya.

Sehingga, total pasien rawat inap sebanyak 3.217 orang, semula 3.221 orang dan berkurang 4 orang. Arifin pun mengakui bahwa pada hari ini banyak bus masuk yang membawa pasien Covid-19 dari klaster keluarga masuk ke Wisma Atlet. “Hari ini banyak bus masuk antar pasien kesini,” katanya.

Arifin mengatakan bahwa dalam seminggu terakhir kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan sehingga perlu ditekankan lagi pentingnya protokol kesehatan. “Harus ditekankan lagi ke masyarakat tentang pentingnya prokes terkait kasus yang naik terus seminggu ini,” tukasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini