Tito Sebut Pilpres Sulit Digelar 28 Februari 2024

Felldy Utama, iNews · Rabu 09 Juni 2021 22:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 337 2422726 tito-sebut-pilpres-sulit-digelar-28-februari-2024-FCI7NsqAd1.jpg Mendagri Tito Karnavian (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menagtakan tanggal 28 Februari sulit dijadikan waktu pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Hal itu menyusul protes warga Bali lantaran tanggal tersebut bertepatan dengan upacara keagamaan, yakni Galungan.

"Otomatis harus exercise dan itu enggak berlaku," kata Tito di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Tito menyampaikan bahwa langkah selanjutnya, pemerintah dalam hal ini Kemendagri bersama DPR dan penyelenggara pemilu akan menggelar rapat bersama kembali untuk mencari jadwal atau waktu pelaksanaan Pemilu 2024 tersebut.

Dalam rapat tersebut, kata dia, semua pihak akan melakukan kajiannya masing-masing.

"Nanti kita akan bertemu kembali untuk melihat tanggalnya yang mana yang pas untuk Pilpres dan Pilkada. Sehingga risiko overlappingnya menjadi rendah," ujar dia.

Baca Juga : Tok! Pilpres 2024 Digelar 28 Februari dan Pilkada 27 November

Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra menyebut jadwal pelakasanaan pemungutan suara pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 itu baru kesepakatan awal pemerintah-DPR-penyelenggara pemilu.

"Poin-poin kesepakatan di atas merupakan kesepakatan awal," kata Ilham dalam keterangan tertulisnya, Jumat 4 Juni 2021.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini