Wapres Sebut Silaturahmi MUI Momentum Baik untuk Perbaiki Kehidupan Bangsa dan Negara

Okto Rizki Alpino, Sindonews · Rabu 09 Juni 2021 21:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 337 2422704 wapres-sebut-silaturahmi-mui-momentum-baik-untuk-perbaiki-kehidupan-bangsa-dan-negara-96Qmx6qyWc.jpeg Wapres Maruf Amin (Foto: Antara)

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar silahturahmi dan halal bi halal nasional yang dilakukan secara daring pada hari ini, Rabu (9/6/2021). Acara ini dihadiri Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin dan ketua MUI KH Miftachul Akhyar.

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan, silahturahmi ini merupakan momentum yang bagus untuk kembali memperbaiki kehidupan bernegara dan berbangsa dari kesalahan yang telah diperbuat.

"Setiap manusia memiliki salah, karena itu tugas kita untuk memperbaiki atau melakukan perbaikan meliputi akhlak, ibadah dan muamalah," kata Ma'ruf dalam acara silahturahmi dan halal BI halal MUI yang disiarkan melalui zoom meeting, Rabu (9/6/2021).

Menurut dia, tugas sebagai manusia di muka bumi bukan sekedar mencari kekuasaan, popularitas maupun kemuliaan. Sebab, itu semua merupakan pemberian sang pencipta yang sudah mutlak diberikan mana kala manusia bersungguh sungguh melakukan kebajikan.

Baca juga: Wapres Tagih Kode Etik dan Kompetensi Bankir Syariah

"Itu adalah langkah ketuhanan. Pemberian Tuhan kepada mereka yang bersungguh sungguh mencari ridho Allah SWT," ujarnya.

Dia melanjutkan, jika ingin kemuliaan itu datang maka sepatutnya para pemuka agama bangkit bersama untuk kembali menyatukan ukhuwah Islamiyyah serta menjaga umat dan memberdayakannya.

Baca juga: Gelar Halal Bihalal, Ketua MUI: Semoga Menjadi Energi Baru

"Harus dijaga agar tidak menjadi perpecahan atau perselisihan. Datangnya bantuan pertolongan itu tergantung kesiapan kita," ungkapnya.

Terkahir Ma'ruf menyatakan, sebagai lembaga ukhuwah Islamiyah maka tugas yang paling utama dan dominan yakni menjaga dan merawat umat serta sebagai mitra pemerintah harus berbuat efektif terutama dalam menghadapi musibah wabah Covid-19.

"Kita wajib menjaga diri dan orang lain dari bahaya apa saja. Memaafkan satu sama lain. Merenungkan kembali hal hal positif. Membangun kembali untuk untuk melakukan misi Nabawiyah," tukasnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini