Jelang Sekolah Tatap Muka, KSP: Keselamatan Pendidik-Siswa Harus Diutamakan

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 09 Juni 2021 08:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 337 2422276 jelang-sekolah-tatap-muka-ksp-keselamatan-pendidik-siswa-harus-diutamakan-zSBG6Idfvw.jpg Sekolah tatap muka. (Ilustrasi/Dok Okezone)

JAKARTA - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) berkoordinasi dengan sejumlah kementerian/lembaga terkait untuk memonitor pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah mulai Juli 2021.

Deputi II KSP, Abetnego Tarigan mengatakan, PTM di sekolah harus mengutamakan keselamatan pendidik dan peserta didik. Jangan sampai di antara mereka justru ada yang terpapar Covid-19.

"Koordinasi yang dimaksud juga termasuk dengan Kemendikbud dalam memantau isu PTM, atau dengan Satgas Covid-19 tentang perkembangan penanganan Covid-19. Selain itu, KSP selalu memastikan keselamatan pendidik dan peserta didik harus selalu diutamakan," ucapnya kepada MNC Portal, Rabu (9/6/2021).

Ia menyadari, kesuksesan PTM tidak dapat lepas dari peran seluruh pihak, termasuk Dinas Pendidikan di provinsi maupun kabupaten/kota.

"Kami juga mengimbau seluruh masyarakat, baik tenaga pendidik, peserta didik, maupun orang tua untuk dapat disiplin menjalankan protokol kesehatan," ucap Abetnego.

Sebagaimana diketahui, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, PTM terbatas mewajibkan sekolah hanya membolehkan maksimal 25 persen siswa yang masuk. Kemudian kegiatan PTM tidak boleh dari dua hari dalam sepekan. Lalu pelaksanaan PTM maksimal hanya boleh dua jam.

"Hanya boleh maksimal 25 persen dari murid yang hadir. Tidak boleh lebih dari dua hari seminggu, jadi seminggu hanya dua hari. Kemudian setiap hari maksimal hanya dua jam. Opsi untuk menghadirkan anak adalah ditentukan orang tua," tutur Budi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Hari Ini, 226 Sekolah di DKI Jakarta Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, sekolah tatap muka mulai dibuka pada Juli 2021. Kebijakan tersebut tidak bisa ditawar lagi. Kemendikbud juga telah menerbitkan panduan PTM agar terhindar dari penularan virus corona.

Baca Juga : Jokowi Sebut Pembelajaran Tatap Muka Hanya 2 Jam, IDI: Itu Jalan Tengah

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini