Ini Cara Kemenag Antisipasi Antrean Ibadah Haji

Tim Okezone, Okezone · Rabu 09 Juni 2021 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 09 337 2422232 ini-cara-kemenag-antisipasi-antrean-ibadah-haji-t7rNd5DoCf.jpeg Plt Dirjen PHU Kemenag, Khoirizi. (Foto : Humas Kemenag)

JAKARTA - Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Khoirizi menyebut pemerintah menyiapkan sejumlah langkah supaya antrean haji tidak mengular secara tidak terkendali.

"Pertama, menguatkan regulasi misalnya, regulasi saat ini mengatur batasan usia untuk mendaftar haji 18 tahun. Kemenag juga melarang praktik pemberian dana talangan oleh Bank Penerima Setoran (BPS) Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk membayar setoran awal jamaah," kata Khoirizi dikutip pada laman Kemenag, Rabu (9/6/2021).

Ia menambahkan, pemerintah juga terus menyuarakan agar Arab Saudi bisa segera meningkatkan sarana prasarana di Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Hal itu diharapkan dapat diikuti dengan bertambahnya kuota jamaah haji Indonesia.

"Alhamdulillah, pada 2019, Indonesia mendapat tambahan kuota sebesar 10 ribu dari Saudi sehingga total kuotanya saat itu menjadi 221 ribu. Penambahan kuota perlu ditunjang perbaikan sarana. Kami berharap peningkatan sarana, utamanya di Mina, bisa segera dilakukan Saudi," ucap Khoirizi.

Baca Juga : Haji 2021 Batal, Menko PMK Pastikan Dana Haji Tidak untuk Bangun Infrastruktur

Sementara itu, Khoirizi menyebut, jamaah haji 1442 Hijriah/2021 Masehi yang tertunda keberangkatannya akan menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada penyelenggaraan haji 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Baca Juga : Kemenag: Keputusan Pembatalan Haji Melalui Kajian Mendalam, Tak Terburu-Buru

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini