Klaster Covid-19 Kudus karena Ziarah, Bangkalan dari Pekerja Migran

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 07 Juni 2021 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 07 337 2421377 klaster-covid-19-kudus-karena-ziarah-bangkalan-dari-pekerja-migran-CDcMF90151.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan lonjakan kasus Covid-19 di Kudus, Jawa Tengah, disebabkan oleh aktivitas ziarah. Lalu kenaikan kasus di Bangkalan, Madura, Jawa Timur, disebabkan karena banyaknya pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang.

"Kenaikan tinggi ini karena ada peningkatan kasus secara spesifik di kluster ini, karena Kudus daerah ziarah, sedangkan di Madura banyak pekerja migran Indonesia yang pulang dari negara tetangga," ujar Budi usai menghadiri rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/6/2021).

Budi berujar, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit pada dua daerah tersebut mengalami lonjakan signifikan pasca dihantam badai corona.

"Kudus yang sebelumnya rumah sakitnya hanya terisi sekitar 40-an, kemudian dalam 1,5 minggu terakhir naik cukup tinggi sampai sekitar 350-an. Demikian juga di Bangkalan yang tadinya tempat tidur isolasinya pasien sekitar 10-an, sekarang dalam 1,5 minggu naik ke angka 70 sampai 80-an," ungkap dia.

Pemerintah pusat sampai harus turun tangan menangani corona di kedua daerah itu. Budi bersama Kepala BNPB Ganip Warsito, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah hadir di sana untuk memastikan penanganan virus berjalan baik sehingga banyak warga yang bisa diselamatkan.

Baca Juga : Antisipasi Lonjakan Covid-19, Jumlah Tenaga Kesehatan Dipertebal

Salah satu cara untuk menekan keterisian rumah sakit di Kudus dan Bangkalan ialah dengan merujuk pasien yang bergejala berat dan sedang ke rumah sakit di daerah sekitar.

"Nomor satu paling penting karena ini urusannya dengan nyawa, kita mengurai tekanan beban yang ada di rumah sakit dengan cara kita merujuk pasien-pasien yang berat dan sedang ke kota terdekat untuk Kudus ke Semarang, untuk Bangkalan ke Surabaya, dan Alhamdulillah kapasitas rumah sakit di Semarang dan kapasitas RS di Surabaya itu cukup, untuk bisa menerima rujukan dari Kudus dan Bangkalan," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini