Share

8 Wilayah Terpaksa Mikro Lockdown Usai Lebaran, Jangan Anggap Remeh Covid-19!

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 05 Juni 2021 06:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 337 2420447 8-wilayah-terpaksa-mikro-lockdown-usai-lebaran-jangan-anggap-remeh-covid-19-qfO76JszlE.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Klaster baru Covid-19 muncul setekah Idul Fitri 2021. Umumnya klaster ini berawal dari warga yang pulang mudik hingga acara halal bihalal.

Klaster ini tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Di mana saja lokasi klaster baru Covid-19 pasca-lebaran? Berikut Litbang MPI merangkumnya.: 

1. Cilangkap, Jakarta Timur

104 warga di RT 03 RW 13 Cilangkap, Jakarta Timur dinyatakan positif Covid-19 usai menjalani tes swab PCR. 

Awal terbentuknya klaster ini diduga karena warga mengadakan pertemuan saat Lebaran. Saat ini RT 03 RW 13 memberlakukan mikro lockdown.

Pemberlakuan mikro lockdown sudah berlangsung sejak 19 Mei 2021 hingga 14 hari ke depan. Aktivitas warga dibatasi hingga pukul 21.00 WIB. Kebutuhan makan warga dilayani dua kali sehari oleh tim bantuan di posko darurat. 

2. Johar Baru, Jakarta Pusat

Satu keluarga di Johar Baru, Jakarta Pusat terpapar Covid-19 setelah mudik lebaran. Keluarga tersebut terdiri dari empat orang. Saat ini mereka berada di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Utara guna menjalani perawatan.

Baca juga: Heboh Karyawati Bank BUMN Meninggal Akibat Vaksin Covid-19, Dinkes Baubau Membantah

Sementara itu 241 warga Kecamatan Johar Baru menjalani tes swab antigen. Dari hasil tersebut, 5 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Mereka akan dites swab PCR untuk diperiksa kesehatannya.

Warga tersebut akan dibawa ke RSDC Wisma Atlet jika hasilnya terbukti positif Covid-19.

3. Jagakarsa, Jakarta Selatan

Satu RT di Jakarta alami kasus Covid-19 usai Lebaran. RT tersebut adalah RT 04 RW 02 Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

13 warga dinyatakan positif Covid-19 diduga tertular setelah mudik dan halal bihalal. RT 04 tersebut tengah menjalani karantina wilayah sejak 23 Mei 2021.

Baca juga: Penyebaran Covid-19 di Indonesia Lebih Luas Daripada Data Resmi

Kawasan ini sepi dari aktivitas masyarakat. Akses menuju kawasan sudah ditutup portal sebagai pembatas larangan masuk.

4. Bogor, Jawa Barat

90 warga Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kota Bogor dinyatakan postif Covid-19. Satgas Covid-19 Kota Bogor melakukan tes swab PCR terhadap ratusan warga perumahan tersebut.

Diduga ada 3 kegiatan penularan kasus Covid-19, yaitu itikaf, solat Jumat dan solat Ied. Saat ini, Perumahan Griya Melati tengah menjalani karantina wilayah. 

5. Kudus, Jawa Tengah

Pasca-Lebaran 2021, kabupaten Kudus dinyatakan masuk zona merah penyebaran kasus Covid-19. Salah satu faktor yang mengakibatkan lonjakan kasus Covid-19 adalah warga yang mengabaikan protokol kesehatan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo, warga Kudus mengira bahwa Kudus telah aman dari Covid-19 dan mengabaikan protokol kesehataan.

Saat ini ada 42 desa yang tengah dipantau ketat karena masuk zona merah Covid-19. 42 desa itu ditutup portal. Tamu dilarang masuk kecuali ada kepentingan dan disertai surat keterangan negatif Covid-19. Sedangkan warga yang bekerja diperbolehkan keluar dengan protokol kesehatan. 

6. Malang, Jawa Timur

Muncul beberapa klaster Covid-19 di Kota Malang usai Lebaran. Kawasan tersebut antara lain Perumahan Bukit Hijau Permata Hijau, Lowokwaru; Jalan Lowokdoro, Sukun; Jalan Tretes, Rampal Celaket, Klojen.

Awal kemunculan klaster ini disebabkan banyaknya warga menerima tamu saat Lebaran. Dari klaster permukiman tersebut, tujuh orang di Jalan Tretes, terkonfirmasi positif dan dua di antaranya meninggal dunia.

Pemerintah Kota Malang saat ini fokus melakukan tracing dan testing agar penularan virus corona tidak semakin meluas. Wali Kota Malang, Sutiaji meminta warga tidak menganggap remeh Covid-19 dan meminta warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. 

7. Lamongan

Sebanyak 41 warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster hajatan pernikahan. 

Data BPBD Kabupaten Lamongan menyebut 41 warga terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan hasil tracing dan tracking Dinas Kesehatan Lamongan bersama Satgas Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini