Tersangka Kasus Investasi Bodong EDCCash Bertambah 6, Total 12 Orang

Irfan Ma'ruf, iNews · Jum'at 04 Juni 2021 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 337 2420178 tersangka-kasus-investasi-bodong-edccash-bertambah-6-total-12-orang-MbU9RupZV3.jpg Bareskrim Polri saat rilis kasus investasi bodong EDCCash pada 22 April 2021. (Foto : MNC Portal Indonesia/Puteranegara Batubara)

JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapakan 6 tersangka baru terkait kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang perusahaan E-Dinar Coin Cash (EDCCash). Total ada 12 tersangka dalam kasus ini, dengan 6 orang di antaranya telah ditahan.

"Jumlah tersangka sementara 6 orang ditahan dari 12 orang yang sudah ditetapkan tersangka," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika dalam keterangan tertulis, Jumat (4/6/2021).

Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa 63 orang. Sejumlah barang bukti juga disitapenyidik seperti tanah dan bangunan, 26 kendaraan, surat-surat bukti pembayaran dan transfer, dan aset mewah lainnya.

"Penyidik masih mengembangkan untuk mencari aset yang merupakan hasil kejahatan," ucapnya.

Hingga saat ini jumlah saksi dan korban yang mengadukan kasus tersebut ada sekitar 1.300 orang dan 63 di antaranya telah diperiksa.

Sebelumnya, sebanyak 12 korban investasi platform aset kripto E-Dinar Coin (EDC) Cash melaporkan CEO EDDCash, Abdulrahman Yusuf ke Bareskrim Polri. Seluruh korban investasi bodong tidak bisa mencairkan uang kripto dari EDCCash enam bulan terakhir. Kerugian ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.

"Sebanyak 12 klien saya yang melaporkan dugaan tindakan pidana penipuan penggelapan diduga dilakukan oleh terlapor A, jadi klien saya ini member dari EDCCash yang sudah dinyatakan oleh OJK investasi bodong," papar kuasa hukum korban, Abdul Malik, di Bareskrim, Rabu (14/4/2021).

Baca Juga : Bareskrim Tetapkan 6 Tersangka Kasus Investasi Ilegal Kripto EDCCash

Pelapor menduga EDCCash melanggar Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan. Pelaku juga dilaporkan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Baca Juga : 57 Ribu Member Jadi Korban Penipuan EDCCash, Warga Diimbau Hati-Hati Berinvestasi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini