Mahfud MD ke Obligor BLBI: Membangkang Bisa Pidana!

Riezky Maulana, iNews · Jum'at 04 Juni 2021 13:09 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 337 2420064 mahfud-md-ke-obligor-blbi-membangkang-bisa-pidana-EUKPPDOi8p.jpg Mahfud MD menyampaikan keterangan pers usai melantik Satgas BLBI (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta kepada para obligor dan debitur yang akan ditagih oleh Satgas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk bersikap kooperatif. Menurutnya, jika terjadi pembangkangan, maka urusan bisa bertambah rumit.

Menurut dia, masalah yang tadinya hanya berkisar di ranah hukum perdata, maka bisa beranjak ke arah hukum pidana.

"Kalau akan terjadi pembangkangan, meksipun ini perdata, supaya diingat kalau sengaja melanggar utang ke perdata bisa saja berbelok ke pidana," ungkap Mahfud dalam konferensi persnya, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Lantik Satgas BLBI, Mahfud MD: Pemerintah Akan Tagih Semuanya!

Mantan Ketua MK itu mengingatkan bahwa hal itu karena para obligor dan debitur tak menghargai utangnya kepada negara. Setidaknya, ada tiga hal yang bisa menjerat oknum tersebut jika tetap memilih tak kooperatif.

"Satu merugikan keuangan negara, dua memperkaya diri sendiri atau orang lain, tiga melanggar hukum karena tidak mengakui apa yang secara hukum sudah disahkan sebagai hutang," tuturnya.

Baca juga: Buru Aset BLBI Rp110 Triliun, Sri Mulyani Andalkan BIN hingga Kejaksaan

Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengerahkan sejumlah kementerian dan lembaga yang ditugaskan sebagai Satgas Penanganan Hak Tagih Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Pembentukan satgas tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 6 tahun 2021.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini