Kasus Covid-19 Melonjak Usai Idul Fitri, Satgas Paparkan Tiga Langkah Penanganan

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 04 Juni 2021 10:23 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 04 337 2419959 kasus-covid-19-melonjak-usai-idul-fitri-satgas-paparkan-tiga-langkah-penanganan-CsfCU9STOg.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Kasus Covid-19 diperkirakan akan terus mengalami lonjakan pasca Idul Fitri. Bahkan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan puncak kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia pasca libur Lebaran Idul Fitri diperkirakan pada akhir Juni 2021.

“Ya memang kita melihat bahwa ada kenaikan kasus aktif, ada kenaikan kasus harian, dan bahkan kenaikan kasus aktif ini mulai terjadi sejak tanggal 19 Mei lalu, ketika angkanya naik 17% dalam beberapa hari terakhir,” ungkap Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B Harmadi dalam keterangannya, Jumat (4/6/2021).

Sonny juga mengatakan saat ini angka keterpakaian perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 juga mengalami kenaikan meskipun masih dibawah 50%.

“Kemudian juga kalau kita perhatikan angka keterpakaian ke ruang perawatan isolasi di rumah sakit juga naik. Per hari ini diperkirakan sekitar 35% ya, tentu masih baik karena di bawah 50%. Tetapi dengan tren yang terus meningkat bahkan seperti contohnya Wisma Atlet di bawah 16% sekarang sudah di atas 30%. Jadi memang terjadi kenaikan pasien,” katanya.

Lalu, apa langkah yang disiapkan oleh Satgas Covid-19? Pertama, kata Sonny yakni memasifkan testing dan tracing. “Sebetulnya kami memasifkan testing ya dan tracing. Karena bagaimanapun juga pelaku perjalanan mudik, maupun perjalanan wisata itu harus dideteksi sedini mungkin sehingga kita bisa melakukan containment sehingga tidak terjadi penularan kepada masyarakat secara luas,” katanya.

Kedua, yakni megintensifkan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala mikro. “Kami mengintensifkan program PPKM mikro dan kini 34 provinsi sudah memberlakukan PPKM mikro. Artinya kita melakukan upaya untuk penanganan, pencegahan, kemudian pembinaan, dan pendukung di level komunitas,” papar Sonny.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini