KPK Serahkan Berkas ke JPU, Samin Tan Segera Diadili

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Kamis 03 Juni 2021 21:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 337 2419788 kpk-serahkan-berkas-ke-jpu-samin-tan-segera-diadili-edNfC0FQ0B.jpg Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Bos PT Borneo Lumbung Energi & Metal, Samin Tan segera diadili usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan penyidikan kasus dugaan suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Dalam kasus tersebut, Samin Tan telah ditetapkan sebagai tersangka. Berkas penyidikan Samin Tan telah dinyatakan lengkap (P21). Tim penyidik pun melimpahkan berkas perkara, barang bukti dan tersangka Samin Tan ke tahap II pada Jaksa penuntut.

"Hari ini (3 Juni 2021) Tim Penyidik melaksanakan Tahap II atau penyerahan tersangka dan barang Bukti tersangka ST (Samin Tan) kepada Tim JPU karena sebelumnya telah dilakukan penelitian kelengkapan berkas perkara sehingga dinyatakan lengkap," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (3/6/2021).

Baca Juga:  KPK Panggil Petinggi PT BLEM Terkait Kasus Suap Samin Tan

Ali mengungkapkan, penahanan Samin Tan selanjutnya menjadi tanggung jawab Tim JPU selama 20 hari terhitung 3 Juni 2021 s/d 22 Juni 2021 di Rutan Gedung Merah Putih.

"Dalam waktu 14 hari kerja, Tim JPU segera menyusun dakwaan dan melimpahkan berkas perkaranya ke PN Tipikor. Persidangan akan digelar di PN Tipikor Jakarta Pusat," ungkapnya.

Sebelumnya, KPK berhasil menangkap Samin Tan di Jakarta pada 5 April 2021. KPK telah menetapkan SMT sebagai tersangka sejak 1 Februari 2019 dalam perkara dugaan suap pengurusan Terminasi Kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

KPK menahan Samin Tan selama 20 hari sejak 6 hingga 25 April 2021 di Rumah Tahanan KPK Gedung Merah Putih. Untuk tetap mengantisipasi penyebaran Covid – 19 di lingkungan Rutan KPK, tersangka SMT akan terlebih dulu dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Cabang Kavling C1.

Baca Juga:  KPK Panggil Anak Buah 'Crazy Rich' Samin Tan

Samin Tan diduga memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara ENI MAULANI SARAGIH selaku anggota DPR RI 2014-2019 terkait dengan Pengurusan Terminasi Kontrak Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT AKT di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sejumlah Rp5 miliar.

Atas dugaan tersebut, Samin Tan disangkakan melanggar pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini