Haji 2021 Dibatalkan, Ada 9 Persiapan yang Belum Dilakukan Imbas Ketidakpastian Arab Saudi

MNC Portal, · Kamis 03 Juni 2021 14:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 337 2419523 haji-2021-dibatalkan-ada-9-persiapan-yang-belum-dilakukan-imbas-ketidakpastian-arab-saudi-I0oYodwmKn.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Pemerintah melalui Menteri Agama resmi mengumumkan penundaan kembali perjalanan jamaah haji dari Indonesia untuk tahun ini.

Dalam jumpa pers siang ini Kamis (3/6/2021), Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas didampingi pimpinan Komisi VIII DPR, MUI, BPKH, perwakilan ormas Islam serta lembaga terkait menyatakan bahwa pemerintah terpaksa membatalkan keberangkatan haji 2021 dengan berbagai pertimbangan.

Dalam rapat kerja Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR pada Senin (31/5) dan rapat khusus pada Rabu (2/6), sejumlah fraksi menyarankan penundaan perjalanan haji lantaran waktu persiapan yang sudah sangat mepet.

Closing Date bandara di Arab Saudi untuk kedatangan jamaah saja jatuh pada 14 Juli 2021 atau hanya 1,5 bulan lagi. Sementara hingga kini, Pemerintah Arab Saudi belum memastikan kuota untuk RI. Bahkan, saat ini orang dari Indonesia dilarang masuk ke Saudi terkait pandemi COVID-19.

Baca Juga: Breaking News: Haji 2021 Resmi Dibatalkan

Menag Yaqut saat raker dengan DPR mengungkapkan, sedikitnya ada sembilan poin persiapan haji yang belum bisa difinalisasi lantaran ketidakpastian ini. Yaitu:

1. Kontrak penerbangan

2. Pelunasan biaya perjalanan haji

3.penyiapan dokumen perjalanan

4. Penyiapan petugas

5. pelaksanaan bimbingan manasik

6. Penyiapan layanan akomodasi jamaah

7. Penyiapan konsumsi jamaah

8. Penyiapan transportasi darat jamaah di Arab saudi

9. Berbagai pelayanan lain untuk jamaah haji di Arab saudi.

"Semua sangat bergantung kepastian kuota dan aturan protokol kesehatan yang hingga kini blm dipastikan Pemerintah Arab Saudi," jelas Yaqut.

Selain itu, tanggal akhir skenario logis terpahit apabila Arab Saudi membuka pintu kuota bagi jamaah Indonesia juga sudah terlewati, yakni 28 Mei 2021. Ini skenario dengan jumlah jamaah yang berangkat paling sedikit dengan kuota Haji Reguler 1,8% atau 3.660, jumlah 12 kloter, keberangkatan kloter pertama jamaah 13 Juli 2021.

Skema kuota 1,8% dari kuota normal (221.000) ini mengacu pada informasi mengenai kemungkinan besaran kuota haji untuk jamaah dari luar Saudi sebanyak 45.000 dari jumlah normal yaitu 2,5 juta yang berasal dari Arab Saudi dan luar Arab Saudi.

Dengan segala kondisi dan berbagai pertimbangan tersebut, akhirnya pemerintah pun menunda kembali keberangkatan haji tahun ini seperti tahun lalu.

Hal ini pun sebelumnya telah dikonsultasikan oleh Menag kepada Presiden Jokowi sebelum rapat khusus haji dengan DPR kemarin. *

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini