Share

Jaksa Cecar Saksi Sidang Suap Bansos Covid-19 soal Kedekatannya dengan Ihsan Yunus

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 02 Juni 2021 20:29 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 337 2419184 jaksa-cecar-saksi-sidang-suap-bansos-covid-19-soal-kedekatannya-dengan-ihsan-yunus-iZ5moWmjDY.jpg Sidang kasus Bansos Covid-19. (Foto: Arie Dwi)

JAKARTA - Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar saksi Agustri Yogasmara alias Yogas soal kedekatannya dengan dengan Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Ihsan Yunus. Sebab, Yogas disebut-sebut merupakan Operator Ihsan Yunus.

Pengakuan Yogas didalami jaksa saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap terkait pengadaan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19, hari ini. Yogas bersaksi untuk terdakwa dua mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kemensos, Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono.

Mulanya, salah seorang jaksa KPK mengonfirmasi Yogas soal sosok Muhammad Rakyan Ikram alias Iman Ikram. Iman Ikram merupakan adik kandung Ihsan Yunus.

"Iman Ikram kenalnya di mana? Siapa yang kenalkan ke saudara?" tanya jaksa kepada Yogas di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: KPK Lelang Mobil Milik Terpidana Markus Nari

"Waktu itu saya kenal Iman Ikram di rumah kakaknya Iman Ikram pak," jawab Yogas.

"Siapa kakaknya?" timpal jaksa.

"Ihsan Yunus Pak," ucap Yogas.

Mendengar jawaban itu, jaksa kembali mendalami pengakuan Yogas soal sosok Ihsan Yunus. Yogas mengakui bahwa awal mula mengenal Ihsan Yunus karena diajak oleh rekannya untuk bermain biliard.

"Kenalnya di mana?" tanya jaksa kembali kepada Yogas.

"Di rumahnya (Ihsan Yunus)," kata Yogas.

"Dalam rangka apa waktu itu?" cetus jaksa. 

"Saya waktu itu diajak oleh kawan saya biliar di rumahnya pak Ihsan," kata dia.

Jaksa kembali merinci pertanyaannya. Yogas diminta menjelaskan semua hal yang berkaitan dengan Ihsan Yunus, termasuk orang yang mengenalkannya.

Baca juga: Terus Memburu Harun Masiku, KPK Minta Interpol Terbitkan Red Notice

"Siapa teman saudara yang ajak?" tanya jaksa.

"Agus," jawab Yogas.

"Agus siapa? Teman dimana?" tanya jaksa.

"Kolega," kata Yogas. 

"Kenal terkait apa?" timpal jaksa.

"Enggak ada pak, saya bener-bener engga tahu diajak ketempat siapa, dan taunya itu setelah saya pulang terus ketemu temen pak agus lagi. Sebenernya itu bertanya 'beliau itu apa sih' 'oh beliau itu anggota DPR'," klaim Yogas.

Sekadar informasi, nama Ihsan Yunus sering disebut-sebut terlibat dalam pusaran suap terkait pengadaan bansos corona. 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Munculnya nama Ihsan Yunus dalam perkara ini diawali ketika KPK menggeledah sebuah rumah di Jalan Raya Hankam, Cipayung, Jakarta Timur, pada 12 Januari 2021. Rumah tersebut disebut-sebut milik orang tua Ihsan Yunus. Dari rumah tersebut, KPK mengamankan sejumlah dokumen serta alat komunikasi yang diduga berkaitan dengan perkara ini.

KPK bahkan juga sempat memeriksa adik dari Ihsan Yunus, Muhammad Rakyan Ikram, pada 14 Januari 2021. Penyidik mengonfirmasi Ikram ihwal dugaan keterlibatan perusahaannya dalam pengadaan paket bansos Covid-19 yang berujung rasuah.

Tak berselang lama, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ihsan Yunus, pada 27 Januari 2021. Ihsan Yunus telah memenuhi panggilan pemeriksaan. Namun, ia irit bicara terkait hasil pemeriksaannya itu. 

Dugaan keterlibatan Ihsan Yunus makin terang setelah KPK menggelar rekonstruksi perkara suap bansos corona pada, 1 Februari 2021. Dalam rekonstruksi tersebut, terungkap dugaan aliran dana untuk Ihsan Yunus. 

Ihsan Yunus diduga kecipratan uang Rp1,5 miliar dan dua unit sepeda mewah merek Brompton dari Pengusaha Harry Van Sidabukke. Uang dan sepeda itu diduga diterima Ihsan Yunus melalui utusan atau operatornya, Agustri Yogasmara alias Yogas. 

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini