Seminar Pasis Sekkau Angkatan 109 Bedah Pengelolaan Ruang Udara Nasional

Tim Okezone, Okezone · Rabu 02 Juni 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 337 2419004 seminar-pasis-sekkau-angkatan-109-bedah-pengelolaan-ruang-udara-nasional-FxeMq8FjIW.jpg Foto: TNI AU

JAKARTA - Komandan Kodiklatau Marsekal Madya TNI Tatang Harlyansyah membuka Seminar Nasional Perwira Siswa Angkatan ke-109 dengan tema “Sinergitas Pengelolaan Ruang Udara Nasional “ di Gedung Pramanasala, Ksatrian Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (2/6/2021).

Seminar Nasional Pasis Sekkau Angkatan ke-109 ini merupakan bagian kurikulum pendidikan Sekkau dengan harapan hasil seminar ini dapat memberikan kontribusi positif dan pemikiran kepada pimpinan guna membekali para Pasis Sekkau. Selain itu, para peserta seminar juga diharapkan bisa menghadapi perkembangan lingkungan strategis yang berkembang saat ini.

Dalam sambutan pembuka, Dankodiklatau Marsekal Madya TNI Tatang Harlyansyah, mengatakan, ruang udara sebagai media gerak sangatlah rawan ditinjau dari segi pertahanan dan keamanan, karena itu diperlukan penanganan yang professional oleh sumber daya manusia yang mengawakinya.

Diharapkan oleh Dankodiklatau, Pasis Sekkau A-109 dapat mengikuti dengan serius pelaksanaan seminar ini, sehingga dapat menambah ilmu pengetahuan tentang ruang udara.

"Sehingga dapat menjadi perwira yang ksatria, militan, loyal dan professional," jelasnya.

Sementara itu Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, yang bertindak sebagai keynote speaker mendorong pembentukan Badan Pengelola Ruang Udara Nasional demi meningkatkan sinergitas antarpengelola kedirgantaraan di Indonesia.

“Saya meyakini diperlukan adanya sebuah badan yang mewadahi seluruh stakeholders yang membutuhkan penggunaan ruang udara, untuk kemudian mengelola ruang udara mulai dari level strategis hingga ke level teknis,” ungkap Kasau.

Seminar ini menghadirkan narasumber yakni Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari, Mayjen TNI Rodon Pedrason selaku Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan), Novie Riyanto selaku Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, serta Prof. Hikmahanto Juwana selaku Guru Besar Hukum Internasional UI dan Rektor Universitas Ahmad Yani. Selain itu, ada Marsda TNI Novyan Samyoga sebagai Pangkohanudnas.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini