Gebyar Wawasan Kebangsaan, Ini Pesan Gubernur Lemhannas untuk Generasi Milenial

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 02 Juni 2021 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 02 337 2418819 gebyar-wawasan-kebangsaan-ini-pesan-gubernur-lemhannas-untuk-generasi-milenial-vEpA1ADoS5.jpg Foto: MNC Portal

JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menggelar Webinar Gebyar Wawasan Kebangsaan yang disiarkan secara langsung dari Studio MNC dan secara virtual zoom maupun kanal YouTube Okezone.com, Sindonews.com, serta INews.id.

(Baca juga: Viral! Pembonceng Motor Bugil Tengah Malam di Jalan Raya)

Dalam acara itu Gubernur Lemhannas, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo mengatakan bahwa tidak ada gap atau jarak antar generasi perihal pancasila.

"Pesan utama adalah untuk membuat kawan baru di kalangan generasi milenial. Karena juga kita tidak terbagi antar generasi. Kita semua bangsa Indonesia dan kita menghadapi lingkungan yang sama dan mempunyai dasar negara yang sama yaitu pancasila," ujar Agus dalam kegiatan itu, Rabu (2/6/2021).

Kemudian, Agus menuturkan bahwa kegiatan ini untuk berdiskusi. Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukanlah indoktrinasi kepada generasi milenial.

(Baca juga: Sambangi DPR, Prabowo Bahas Pengadaan Alutsista Canggih TNI)

"Sehingga dengan demikian forum ini merupakan forum untuk ngobrol ngobrol ini bukan ceramah ini bukan instruksi ini bukan indoktrinasi, tapi saya merasakan jarang ketemu dengan generasi milenial. Kita menentukan topik besar yang menjadi kepentingan bersama yaitu pancasila," terangnya.

Lebih lanjut, Agus memaparkan kenapa topik pancasila menjadi penting. Sebab, untuk melesat ke masa depan dibutuhkan kolaborasi antar generasi terutama generasi milenial yang akan menjadi generasi penerus bangsa.

"Mengapa ini penting bahwa yang akan melesat ke masa depan itu adalah anak panah itu generasi penerus bangsa, sementara itu generasi saya sebentar lagi akan fade away tapi kami busurnya. Harus ada kesesuaian antara busur dengan anak panah karena sasarannya sama," ungkapnya.

Saat ini, usia Pancasila sudah mencapai 76 tahun dan selama perjalanan sebagai ideologi bangsa dan dasar falsafah negara, Pancasila banyak mengalami dinamika. Sejak kelahiran sampai sekarang, Pancasila sering sekali menghadapi beberapa tantangan yang mengancam eksistensinya.

Sedangkan tantangan nyata yang dihadapi Pancasila yakni paham-paham radikal yang mudah diakses di internet, merebaknya berita bohong atau hoaks, merosotnya nilai keadilan di tengah pandemi bahkan terus berlanjut hingga sekarang. Selain itu, dengan globalisasi juga, banyak sekali nilai-nilai asing yang masuk ke Indonesia dan menggerus nilai-nilai Pancasila.

Hal ini dibuktikan masih banyaknya masyarakat yang tidak paham mengenai Pancasila, bahkan untuk sekedar menghafal lima sila Pancasila pun kesulitan.

Gebyar Wawasan Kebangsaan bagi Generasi Millenial merupakan upaya mengantisipasi dan mempersiapkan diri sejak dini tantangan penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital. Diharapkan kegiatan penanaman nilai-nilai Pancasila ini gaungnya mampu menerobos sendi-sendi kehidupan pada setiap anak bangsa yang mendengarnya.

Tujuan dari kegiatan talkshow kebangsaan ini adalah untuk memperoleh jawaban dan rumusan strategi guna meningkatkan peran generasi muda dalam menghadapi tantangan yang mengancam Pancasila di era digital dan globalisasi, antara lain:

a. Mengetahui pendapat generasi muda milenial perihal sosialisasi dan internalisasi nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila.

b. Mengetahui peranan generasi muda saat ini dalam upaya sosialisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

c. Mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman terhadap generasi muda dalam upaya sosialisasi nilai-nilai Pancasila menghadapi era digital dan globalisasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini