Share

Soal Penegakan Prokes, Kasatgas Covid-19: Tidak Ada Tawar-menawar!

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 01 Juni 2021 04:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 01 337 2418281 soal-penegakan-prokes-kasatgas-covid-19-tidak-ada-tawar-menawar-sdo6bv34pC.jpg Foto: Tangkapan Layar

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito menginstruksikan agar Satgas Covid-19 di daerah menegakkan protokol kesehatan (prokes) sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku tanpa toleransi.

Penegekan prokes yang ketat menjadi salah satu kunci dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tegakkan prokes sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku tanpa toleransi. Penerapan protokol karantina, pelaksanaan 3M, tidak ada tawar-menawar. Karena ini adalah kunci mudah mengendalikan Covid-19 ini,” ujar Ganip, Selasa (1/6/2021).

“Sekali lagi saya tegaskan kita semua hendaknya menegakkan protokol kesehatan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku tanpa toleransi. Penerapan protokol karantina pelaksanaan PKM tidak ada tawar-menawar,” imbuhnya.

Baca juga: Satgas Berharap Gerakan Tracing hingga Testing Covid-19 Ditingkatkan

Ia pun meminta para Satgas Covid-19 baik di pusat maupun daerah agar lebih mengintensifkan pelaksanaan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

“Para Satgas hendaknya lebih mengintensifkan pelaksanaan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antar Satgas Pusat dengan Satgas daerah maupun antar Satgas daerah terkait ya. Lagi intensifkan pelaksanaan komunikasi koordinasi dan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas kita dalam penanganan Covid-19,” katanya.

Baca juga: Gubernur Aceh Nova Iriansyah Terpapar Covid-19

Selain itu, Ganip meminta agar dalam perpanjangan PPKM mikro mulai 1 sampai dengan 14 Juli 2021 dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

“Saya meminta kepada Satgas, betul-betul pahami instruksi itu kemudian diimplementasikan di lapangan. Mungkin sebagai evaluasi kelemahan kita pada tataran, mungkin kita terlalu toleransi atau tidak kurang paham dan sebagainya. Ini bisa nanti berpedoman terhadap kajian ataupun penyampaian yang disampaikan,” tegasnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini