Share

Peristiwa 1 Juni: Hari Lahirnya Pancasila

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 01 Juni 2021 03:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 01 337 2418276 peristiwa-1-juni-hari-lahirnya-pancasila-olx3uh7wsI.jpg Ilustrasi (Foto: Setkab)

JAKARTA - Tanggal 1 Juni menjadi peristiwa penting bagi bangsa Indonesia. Sebab, pada tanggal tersebut Presiden Soekarno berpidato di sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau 'Dokuritsu Junbi Cosakai' pada 1 Juni 1945.

Bapak Proklamasi inilah yang memperkenalkan konsep atau rumusan awal dasar negara Indonesia merdeka bernama Pancasila dalam pidato tersebut.

Lima sila tersebut menjadi panutan setiap orang dalam bersikap dan bernegara. Arah perjalanan kehidupan masyarakat bahkan bisa mengacu ke lima sila hasil pemikiran para pendiri bangsa tersebut.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Jalan Cerita Pancasila Menjadi Ideologi Negara Indonesia

Berikut rangkuman Okezone yang diambil dari berbagai sumber terkait Hari Kesatian Pancasila:

Dalam pidatonya di hadapan BPUPKI, Soekarno mengemukakan tentang lima dasar negara; yakni (1) Kebangsaan Indonesia, (2) Internasionalisme atau perikemanusiaan, (3) Mufakat dan demokrasi, (4) Kesejahteraan sosial, serta (5) Ketuhanan yang maha esa. Setelah itu, ia memperkenalkan lima poin tersebut diberi nama Pancasila.

Kemudian para anggota BPUPKI menyetujui usulan dasar negara dari Bung Karno tersebut. Mereka selanjutnya membentuk sebuah panitia kecil yang bertugas merumuskan dan menyusun undang-undang dasar (UUD) yang mengacu pada pidato Soekarno sebelumnya. Adapun anggotanya adalah Ir Soekarno, Mohammad Hatta, Sutardjo Kartohadikusumo, Wahid Hasyim, Ki Bagoes Hadikoesoemo, Otto Iskandar Dinata, Mohammad Yamin, dan AA Maramis.

Lalu pada 22 Juni 1945, panitia kecil ini memprakarsai adanya pertemuan dengan 38 anggota BPUPKI guna membahas lebih lanjut tentang dasar negara. Singkat cerita, sebagai tindak lanjut akhirnya pertemuan tersebut menyepakati adanya pembentukan kelompok bernama Panitia Sembilan untuk merumuskan isi UUD.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila: Peran Penting Soekarno dalam Perumusan Pancasila

Panitia Sembilan yang terdiri dari Ir Soekarno (ketua), Mohammad Hatta (wakil ketua), Achmad Soebarjo (anggota), Mohammad Yamin (anggota), Wachid Hasyim (anggota), Abdoel Kahar Moezakir (anggota), Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota), H Agus Salim (anggota), dan AA Maramis (anggota) pulalah yang melahirkan Piagam Jakarta dan menjadi rumusan final dasar negara.

Selanjutnya setelah melalui proses persidangan dan lobi-lobi akhirnya rumusan Pancasila hasil pemikiran Bung Karno berhasil dirumuskan untuk dicantumkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang disahkan dan dinyatakan sah sebagai dasar negara Indonesia merdeka pada 18 Agustus 1945 oleh BPUPKI.

Adapun isi Pancasila yang sudah final dan disepakati bersama oleh tokoh-tokoh Nusantara dari Sabang sampai Merauke adalah sebagaimana yang diketahui publik Indonesia saat ini, yaitu:

1. Ketuhanan yang Maha Esa.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab.

3. Persatuan Indonesia.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Setelah itu, 71 tahun setelah Pancasila diputuskan sebagai dasar negara, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadikan tanggal 1 Juni sebagai hari lahirnya Pancasila. Landasannya adalah pidato Bung Karno tersebut yang memperkenalkan lima sila untuk bangsa Indonesia.

"Bahwa untuk pertama kalinya Pancasila sebagai dasar negara diperkenalkan oleh Ir Soekarno, Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945," jelas dalam keppres tersebut.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(fkh)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini