Share

Ustadz Adi Hidayat Bersiap Jebloskan Pemfitnahnya ke Penjara

Fahreza Rizky, Okezone · Senin 31 Mei 2021 15:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 337 2418009 ustadz-adi-hidayat-bersiap-jebloskan-pemfitnahnya-ke-penjara-eqIYJdqp63.jpg Ustadz Adi Hidayat (Foto: Instagram)

JAKARTA - Pendakwah Ustadz Adi Hidayat (UAH) bersiap melaporkan akun-akun media sosial yang diduga telah memfitnahnya terkait dengan penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina sebesar Rp30 miliar. UAH berhasil mengumpulkan uang itu dalam waktu enam hari. 

"Saya tegaskan itu bukan rencana, tapi memang hal yang sudah kami siapkan. Sekarang sedang distrukturisasi bagaimana delik-delik hukum yang sesuai dengan akun-akun yang bersangkutan," katanya dikutip dari akun YouTube Adi Hidayat Official, Senin (31/5/2021).

Baca Juga:  Dituduh Tilep Donasi Palestina, Ustadz Adi Hidayat: Jangan Ganggu Singa yang Sedang Berdzikir!

UAH menduga akun-akun yang menyudutkan dirinya terkait donasi untuk rakyat Palestina telah memberikan informasi keliru, membuat kegaduhan serta menimbulkan fitnah. Itu dapat dilihat dari gambar, narasi, atau framing berita tertentu yang disebarkan di medsos.

"Kami pantau sudah ada jeka-jeka digital di masa lalu yang terlihat juga itu Insya Allah saya ingin tegaskan, saya bukan ustadz, bukan ulama yang cuma mengajar, tapi kita Insya Allah sangat profesional kita punya tim riset, tim IT, jadi orang-orang yang sering membuat iseng atau berniat sengaja menjatuhkan, atau misalnya mohon maaf ya membuat satu berita untuk mengesankan citra buruk, mendowngrade seseorang itu Insya Allah sudah ada jejak-jejaknya," tuturnya.

UAH tidak ingin di tengah kesulitan yang mendera bangsa ini karena pandemi Covid-19, masalah ekonomi, dan menciptakan stabilitas politik, ada akun-akun yang justru membuat gaduh serta menghambat proses bangsa untuk bangkit.

"Saya kira kita penting bersatu saya sampaikan ke seluruh murid saya di lapisan Sabang sampai Merauke, juga teman-teman yang satu chemistry kita semua bersinergi untuk bisa menghentikan hal-hal semacam ini. Saatnya kita hidup damai, tentram, bagi orang-orang yang mau kedamaian, tapi kalau masih ngeles, masih merasa biasa, masih tertawa-tawa dalam kesalahan yang tidak mau disadari, maka alangkah baiknya kita menegakan keadilan," tegasnya.

UAH pun yakin jika laporannya sudah masuk, maka kepolisian akan memprosesnya secara baik dan profesional. Apalagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan tagline PRESISI. Ia juga meminta masyarakat tidak menduga-duga penanganan kasus ini.

"Karena ini sudah keterlaluan, ada akun (YouTube) Suara Istana seakan-akan orang persepsinya dari Istana, padahal kita kroscek ke Istana pun mengatakan ini tidak ada kaitan sama sekali tidak ada hubungan, kemudian ada konten-konten yang membenturkan kita dengan pemeuluk agama lain, ini sudah bahaya situasinya, jadi walaupun disadari atau tidak motifnya apapun diingatkan tidak klarifikasi kemudian seakan ingin menguatkan, kita tidak dalam konteks kuat-kuatan, kita dalam konteks menegakan hukum dan ini akan diuji di pengadilan," ucapnya.

"Sekali lagi tolong jangan siapkan materai karena saya sudah punya banyak materai, ini harus kita uji dengan baik seingga konstruksi hukunya jelas dan kita mendapatkan keadilan, dan pada akhirnya hal-hal semaca ini bisa hilang dari bumi Indonesia," tambah UAH.

Baca Juga:  Ustadz Adi Hidayat Bagikan Obat Mujarab untuk Sembuhkan Covid-19 ke Prajurit TNI AD

Sebelumnya, UAH dan timnya berhasil menggalang donasi kurang lebih Rp30 miliar untuk rakyat Palestina. Penyaluran dana terbagi dalam tiga hal. Pertama, untuk memenuhi kebutuhan mendesak Palestina yang saat ini sedang di agresi oleh Israel. Kedua, donasi tersebut telah diberikan kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) lalu diberikan langsung untuk Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al-Shun. Ketiga, donasi digunakan untuk mendukung pendidikan warga Palestina yang studi di Indonesia.

Namun demikian, donasi yang digalang UAH dan tim diduga mendapat ujaran bernuansa fitnah di media sosial. Materi fitnah tersebut berisi tidak semuanya donasi yang berhasil digalang UAH disalurkan untuk Palestina, atau dengan kata lain ditilap.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

(Ari)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini