Debat Wawasan Kebangsaan dengan Firli, Direktur KPK: Yang Kalah Mundur!

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 30 Mei 2021 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 30 337 2417606 debat-wawasan-kebangsaan-dengan-firli-direktur-kpk-yang-kalah-mundur-8ZukK0QAFY.jpg foto: ist

JAKARTA - Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono menerima tantangan debat terbuka terkait tes wawasan kebangsaan dengan Ketua KPK, Firli Bahuri. Namun, ia mensyaratkan yang kalah dalam debat tersebut, harus mundur dari jabatannya di KPK.

(Baca juga: Lebih Sadis dari John Kei, Dadang Buaya Satu-satunya Preman yang Berani Serang Markas TNI)

Awalnya, ide debat wawasan kebangsaan antara Giri dengan Firli Bahuri bermula dari salah seorang pemilik akun Twitter @NephiLaxmus. Ide tersebut kemudian direspon oleh mantan Jubir KPK, Febri Diansyah. Febri mengonfirmasi kesediaan Giri terkait tantangan tersebut melalui media sosial (medsos).

"Bagaimana jika Firli vs Giri diadu one-on-one debat dan pamer track record soal Wawasan Kebangsaan di forum terbuka? @MataNajwa bisa fasilitasi," cuit pemilik akun @NephiLaxmus, Sabtu, 29 Mei 2021.

"Pak @girisuprapdiono bersedia?," timpal Febri melalui akun Twitter pribadinya @febridiansyah.

Giri mengaku dengan senang hati menerima tantangan debat terbuka tersebut. Namun, kata dia, apabila ada yang kalah dalam debat tersebut, wajib mundur dari jabatannya di lembaga antirasuah.

"Dengan senang hati. Syaratnya kalau kalah, mundur dan meletakkan jabatan . Bisa gitu gak?," Jawab Giri melalui akun Twitter pribadinya @girisuprapdiono.

(Baca juga: ABG Cantik Disekap di Ciputat Lalu Dijual ke Pria Hidung Belang)

Giri Suprapdiono merupakan salah satu pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam rangka alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Padahal ia merupakan sudah mengabdikan dirinya selama 16 tahun di KPK.

Tak hanya itu, Giri juga ternyata punya segudang prestasi yang diantaranya, pernah menerima penghargaan Makarti Bhakti Nagari Award pada Desember 2020; lulusan terbaik pelatihan kepemimpinan nasional II angkatan XVII di Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kemudian, ia juga pernah menjadi narasumber wawasan kebangsaan dan antikorupsi di Seskoad, Lemhanas, Sespim Polri, hingga Intelstrat BIN dan ITB.

Atas dasar itulah, Febri menyambut baik ide adanya debat terbuka antara Giri dengan Firli Bahuri dalam satu forum. Hal itu, untuk membuktikan siapa yang benar-benar paham akan wawasan kebangsaan.

"Menyambut ide debat tentang Wawasan Kebangsaan antara salah satu pegawai yang dinyatakan tidak lolos TWK dengan Ketua KPK, respon @girisuprapdiono ini perlu diwujudkan dalam sebuah forum. Agar kita paham siapa yang paham dan bagaimana wawasan kebangsaan," kata Febri melalui akun Twitternya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini