Alasan PDIP Pertimbangkan Duet Prabowo-Puan di Pilpres 2024

Felldy Utama, iNews · Jum'at 28 Mei 2021 21:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 337 2417022 alasan-pdip-pertimbangkan-duet-prabowo-puan-di-pilpres-2024-6cuwyvl6kD.jpg Megawati, Prabowo, dan Puan Maharani (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut partainya akan mempetimbangkan kemungkinan untuk menduetkan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua DPR Puan Maharani di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hasto menyebut pertimbangan itu didasari lantaran kedua tokoh tersebut sudah dikenal memiliki kedekatan yang sangat baik. Hal itu diungkapkannya menyusul pernyataan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani ihwal menduetkan Prabowo-Puan di Pilpres 2024.

"Karena memang melihat bagaimana kedekatan hubungan Pak Prabowo dengan Ibu Megawati," kata Hasto dalam diskusi yang digelar secara daring tersebut, Jumat (28/5/2021).

Tak hanya kedeketan secara personal saja, Hasto menyebut kedekatan dalam aspek organisasi pun PDIP-Gerindra juga terbilang sangat dekat. Sehingga, wacana itu pun bisa menjadi pertimbangan.

"Kedekatan organisasi, kedekatan basis massa, kedekatan dari aspek strategi untuk memperluas basis massa, itu juga akan menjadi pertimbangan," ujar dia.

Diberitakan sebelumnya, Partai Gerindra membuka kemungkinan memasangkan kader mereka dengan kader PDIP pada Pilpres 2024. Gerindra menegaskan kader yang akan diusung tak lain yaitu Ketua Umum Prabowo Subianto.

Baca Juga : PDIP Tegaskan Tak Akan Koalisi dengan PKS & Demokrat pada Pilpres 2024

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan peluang tersebut terbuka karena kedua partai memiliki hubungan baik. Dia pun menjelaskan Prabowo memiliki hubungan baik dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

“Hubungan kami yang baik dengan PDIP, hubungan Pak Prabowo yang baik dengan Ibu Mega saya kira saudara-saudara semua sudah tahu sejak beliau belum ditetapkan sebagai Menteri Pertahanan,” kata Muzani.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini