Halal Bihalal NU Sedunia, Said Aqil Minta Umat Islam Jaga Kerukunan

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 28 Mei 2021 02:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 28 337 2416491 halal-bihalal-nu-sedunia-said-aqil-minta-umat-islam-jaga-kerukunan-t2gAZuVhx5.jpg Ketum PBNU Said Aqil Siradj (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar halal bihalal NU sedunia. Acara tersebut digelar untuk meningkatkan kerukunan antar-umat Islam dan antar-umat manusia agar tidak saling terpecah.

Ketua PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, berdirinya NU yang diinisiasi oleh tokoh-tokoh NU seperti KH Hasyim Asy'ari bertujuan untuk meningkatkan kerukunan umat Islam dari berbagai golongan. Di mana, setiap umat yang memiliki kepercayaan Islam merupakan saudara.

"Di mana ada kelompok atau orang meski berbeda dengan kita itu adalah saudara. Itu kalau kembali ke fitrah NU kita harus toleran. Selama orang itu masih mengucapkan kalimat syahadat kita saudara," kata Said dikutip dari video YouTube resmi NU, Jumat (28/5/2021).

Baca Juga:  Menag Sambangi PBNU, Dipuji Said Aqil sebagai Sosok yang Mampu Minimalisir Sekat Agama

Said menyebut senjata umat Islam paling ampuh bukan senjata atau bom, namun kerukunan dan persatuan. Dia menjelaskan, kondisi carut marut di sejumlah negara Timur Tengah yang terjadi saat ini akibat retaknya persatuan antar-umat Islam.

Peristiwa yang terjadi di Palestina saat ini merupakan contoh kondisi perpecahan antar-umat Islam. Akibat perpecahan tersebut Israel memanfaatkan momentum tersebut.

"Terjadi itu karena hilangnya ukuwah islamiah. Zionis memanfaatkan kelemahan umat Islam yang pecah satu sama lain. Selama Islam masih pecah Israel enjoy happy mengangkangi tanah Palestin," jelasnya.

Baca Juga:  Said Aqil Sebut Agresi Israel ke Palestina Timbulkan Nestapa Kemanusiaan

Hal lain yang harus dijaga dari semangat berdirinya NU adalah memperkuat nilai nasionalisme dengan memperkuat kebangsaan baik lintas agama, suku, budaya maupun tradisi dan adat istiadat.

"NU dibuat untuk persatuan bangsa Indonesia bukan memecah belah Indonesia. Selain membela Tanah Air juga harus menjaga budaya. Martabat bagsa tergantung budaya. Negara akan dihormati kalau dia menjaga budaya," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini